Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaNasional

Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar “Ngobrol Pintar” Bahas Masalah Perhutanan Sosial

Avatar photo
278
×

Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar “Ngobrol Pintar” Bahas Masalah Perhutanan Sosial

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, [Gaperta.id]
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyelenggarakan acara Ngobrol Pintar (NgoPi) bersama wartawan media massa lokal dan nasional, Jumat (27/10/23), di Hotel Arya Duta Pekanbaru.

Mengusung tema, “Kabar Perhutanan Sosial Riau”, acara menghadirkan pemateri dari Ditjen Perhutanan Sosial KLHK, Dr.Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc. dan Direktur Paradigma, Riko Kurniawan.

Ketua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang, mengatakan bahwa Ngopi PWI Riau ini merupakan kegiatan dialog yang sengaja dikemas untuk memfasilitasi para wartawan yang selama ini seringkali kesusahan dalam menemui narasumber penting, khususnya terkait isu kehutanan dan lingkungan.

Jangan Lewatkan :  Untuk Mendukung Kawasan asri Kodaeral I Belawan Bersama Stakeholder Gelar Penanaman Pohon

“Ngopi” PWI Riau dengan Kementerian LHK bukanlah kegiatan pertama kali digelar, melainkan sudah kali keempat. Kegiatan ini berjalan sukses dengan menghadirkan sejumlah nara sumber yang kompeten di bidangnya, dengan mengangkat isu-isu yang aktual.

Jangan Lewatkan :  Berprestasi dalam Pekan Integrasi Taruna dan Lomba karya Cipta Prajurit dan PNS

“Alhamdulillah kegiatan NgoPi yang selau bekerja sama dengan kementrian LHK sudah berlangsung bertahun-tahun. Ini merupakan kegiatan keempat, dengan melibatkan wartawan lokal dan nasional,” jelas Zulmansyah.

Zulmanyah berharap wartawan yang mengikuti diskusi ini dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya dari nara sumber, untuk memperkaya wawasan dalam menulis berita.

“NgoPi” diikuti 100 wartawan dari media cetak, televisi dan online di Riau, baik lokal maupun nasional .

Jangan Lewatkan :  Lantik Pejabat Struktural Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Permudah Urusan Masyarakat dalam Pelayanan Pertanahan

Tema Perhutanan Sosial Riau diangkat dalam diskusi “NgoPi” ini karena melalui Perhutanan Sosial, masyarakat Riau dapat memiliki akses kelola hutan dan lahan yang setara dan seluas-luasnya.

Dengan bentuk pemanfaatan hasil hutan yang sesuai prinsip kelestarian dan ramah lingkungan, maka tujuan konservasi lingkungan bisa sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, tutup Zulmansyah.

(Rilis/ES)