Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Masyarakat Resah : Aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kembali Marak Beroperasi di Sungai Kapuas Desa Nanga Biang Kecamatan Kapuas.

Avatar photo
225
×

Masyarakat Resah : Aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kembali Marak Beroperasi di Sungai Kapuas Desa Nanga Biang Kecamatan Kapuas.

Sebarkan artikel ini

KAPUAS, [Gaperta.id] – Aktifitas ilegal tersebut membuat masyarakat desa Nanga Biang resah. Mereka pun berinisiatif melaporkan aktifitas tersebut secara resmi melalui surat kepada Satgas Penanganan PETI yang dibentuk Pemerintah daerah bersama jajaran Forkompimda setempat, Selasa (19/08/2025).

Jangan Lewatkan :  Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad membuka secara resmi Forbi Kepri Mixed Martial. Acara dibuka yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kami akan surati Satgas agar segera turun menangkap para pelaku. Masyarakat khawatir lingkungan rusak akibat ulah mereka.

Dan, Masyarakat mempertanyakan keseriusan Pemerintah bersama aparat keamanan menertibkan PETI, padahal sudah ada surat resmi larangan PETI, tapi anehnya belum ada tindakan tegas terhadap mereka ini.

Jangan Lewatkan :  Wujudkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Kapolresta Pimpin Gelar Apel Operasi Keselamatan Siginjai 2025 Polresta Jambi.

Tokoh masyarakat menyampaikan ke awak media Gaperta.id, mengapa dan apa penambangan emas tanpa izin masih juga beroperasi…?? Dan, apakah mereka tidak mau tahu tentang kerusakan lingkungan yang berada bantar sungai Kapuas desa Nanga Biang, kecematan Kapuas…??

Jangan Lewatkan :  FK Batama Labuhanbatu Gelar Musyawarah Pertemuan Dengan Para Pengurus dan Anggota, Jabahot Simamora: Mari Kita Besarkan FK Batama ini

Kami berharap kepada aparat penegak hukum agar segera ditindak tegas para pelaku penambangan emas tanpa izin ini, pungkasnya