Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaNasionalRegional

Jejak Nama Indonesia di Kuburan Kristen Penang

Avatar photo
194
×

Jejak Nama Indonesia di Kuburan Kristen Penang

Sebarkan artikel ini

Sumber: Historitur Tiktok

PENANG/MALAYSIA, [Gaperta.id] —
Banyak orang Indonesia sering berkunjung ke Penang, Malaysia. Namun, jarang yang tahu bahwa di kota ini terdapat makam pencipta nama “Indonesia”.

Lokasinya ada di Komplek Pemakaman Kristian, Jalan Sultan Ahmad Shah. Di sinilah dua tokoh penting yang berperan dalam kelahiran istilah “INDONESIA” dimakamkan:

GEORGE WINDSOR EARL – Penjelajah dan etnolog.

Jangan Lewatkan :  Albert Hutagaol: Sudahkah Terwujud Dalam Pementasan Kemiskinan Akibat Banyak Penyimpangan...??

Dalam tulisannya di The Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia, Earl menilai istilah “orang India” tidak tepat untuk menyebut penduduk Indian Archipelago. la mengusulkan dua istilah: Melayu-nesian (karena peran orang Melayu yang lebih dahulu menjelajah wilayah ini dan bahasa Melayu yang banyak digunakan) atau Indu-nesians (tetapi dianggap terlalu umum dan berpotensi disalahartikan dengan penduduk Sri Lanka atau Maladewa).

Jangan Lewatkan :  PT PLN Persero Kalimantan Barat Siap Sosialisasikan Cara Pemasangan Jaringan PLN Dengan Benar

JAMES RICHARDSON LOGAN – Lawyer sekaligus editor jurnal yang sama.

Logan menanggapi usulan Earl dengan memperkenalkan istilah baru: Indonesia. Menurutnya, istilah ini lebih tepat untuk menggantikan Indian Archipelago. “Indo” berasal dari Indian, sementara “Nesia” berasal dari kata Yunani Nesos yang berarti kepulauan.

Jangan Lewatkan :  Warga Suhaid (WS) Ungkap Pertambangan Emas ILEGAL Semakin Merajalela, Ada Kades Bernama Moses Yang Mengkoordinir, BBM Solar Disuplai Oleh "Kacang Hijau"

Dari sinilah istilah “Indonesian” kemudian digunakan untuk menyebut penduduknya.

Nama yang kini menjadi identitas kita sebagai bangsa lahir dari perdebatan ilmiah pada abad ke-19, dan jejaknya masih bisa ditelusuri di Penang, tempat kedua tokoh ini dimakamkan.