Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumTNI/POLRI

Mafia Solar: Asward “Daeng” Diduga Jadi Pusat Suplai BBM Ilegal di GPI Mapanget, APH Diminta Bertindak Tegas

Avatar photo
76
×

Mafia Solar: Asward “Daeng” Diduga Jadi Pusat Suplai BBM Ilegal di GPI Mapanget, APH Diminta Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Manado, [Gaperta.id] – Sabtu (29 Agustus 2025), Sulawesi Utara — Aktivitas ilegal dalam distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali mencuat ke permukaan. Sosok bernama Asward, yang dikenal dengan panggilan “Daeng”, diduga kuat menjadi otak di balik jaringan suplai BBM ilegal di wilayah GPI Mapanget.

Asward disebut-sebut sebagai pemilik gudang penampungan BBM ilegal yang menjadi pusat distribusi ke berbagai pihak tanpa izin resmi. Ia juga dikenal sebagai “Big Bos” dari beberapa jaringan suplayer BBM ilegal yang diduga telah beroperasi sejak lama.

Jangan Lewatkan :  Piala Bergilir MLBB Dandim 0320/Dumai Championship 2023, Tim Getrov Monarch Angkat Trophy Bergilir

Kegiatan ilegal ini tidak hanya merusak tatanan niaga BBM resmi, tetapi juga merugikan negara dalam jumlah besar akibat hilangnya potensi penerimaan pajak dan distribusi yang tidak tercatat.

Jangan Lewatkan :  PPSB DAPAT KUNJUNGAN DARI PPSLI SERTA FISIPOL UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN

Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pelaku dan jaringannya. Mereka menuntut pembongkaran total terhadap praktik mafia solar yang merajalela dan kerap kali lolos dari jerat hukum.

“Kami berharap APH tidak tutup mata. Ini jelas tindakan melawan hukum dan sangat merugikan negara. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu aktivis lingkungan dan energi di Manado.

Jangan Lewatkan :  Konfrensi Pers: Pengungkap Kasus Pembunuhan Supir Travel Di Jurang Wilayah Buyung Lincir, Sumatera Selatan

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian atau instansi terkait mengenai dugaan keterlibatan Asward “Daeng”. Namun, desakan publik terus menguat agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri alur distribusi dan keterlibatan pihak lainnya.