Medan, [Gaperta.id] – FSPMI bersama Partai Buruh Sumatera Utara, menggelar Aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara.Medan (24/12/2025).
Aksi yang dipimpin oleh Bung Willy Agus Utomo Ketua DPW FSPMI Sumut dan Ketua Partai Buruh Sumut membawa sejumlah isue tuntutan kenaikan Upah minimum “Dalam Aksi yang kami gelar ini menuntut Boby Nasution sebagai Gubernur Sumatera untuk menggunakan hak Diskresinya agar merevisi kenaikan UMP 2026 Sumut sebesar 10% atau menggunakan indeks Aplha 0,9%.”

UMP 2026 yang sebelum disepakati dalam Rapat Pleno oleh anggota Dewan Pengupahan Propinsi (DEPEPROP) 7,9% dengan indeks Alpha 0,5%,tentu kenaikan ini sangatlah kecil tidak sesuai dengan pertimbangan Kebutuhan Hidupa Layak(KHL)dan sangat jauh dari harapan buruh Sumatera Utara.
Dalam aksi ini, buruh menilai penetapan UMP yang hanya naik 7,9% dengan menggunakan Alpha 0,5 merupakan perhitungan termurah. Buruh menuntut agar UMP direvisi menggunakan 100 % Komponen Hidup Layak (KHL) dan menggunakan Alpha tertinggi yaitu 0,9.
Selain itu, buruh menghimbau agar kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 se Sumut tidak lagi menggunakan perhitungan Alpha terendah (0,5) melainkan menggunakan Alpha tertinggi (0,9) atau naik diatas 8,5 % sampai dengan 10,5 %.

Aksi yang berlangsung digelar sekitar pukul 10.00 wib hingga pukul 12.30 wib,Sekda Gubernur Sumut menemui massa Aksi
Diketahui pada hari ini adalah masa akhir Penetapan kenaikan upah minimum yang akab ditetapkan secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution melalui Surat Keputusan(SK) yang akan di umumkan hari ini Rabu 24 Desember 2025.














