Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Sapma IPK Labuhanbatu Utara Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan Polsek Kualuh Hulu

Avatar photo
149
×

Sapma IPK Labuhanbatu Utara Kecam Dugaan Tindakan Kekerasan Polsek Kualuh Hulu

Sebarkan artikel ini

Labura, [Gaperta.id] – Aek kanopan bertempat di sekretariat ketua DPD SAPMA IPK Labura Anggi Hasbi,S.H menyatakan mengutuk keras terhadap adanya dugaan tindakan kekerasan yang di lakukan oknum Polsek Kualuh hulu kepada masyarakat. (01/15/2026)

Di himpun dari berbagai sumber dan analisa permasalahan, bahwasanya terjadi dugaan penjemputan paksa dan tindakan kekesaran yang di alami masyarakat di kampung Toba Aek kanopan.

Jangan Lewatkan :  Ketahanan Pangan: Menghimbau Masyarakat Untuk Menanam Jagung

Masyarakat tersebut diduga dituduh sebagai pencuri tanpa dasar yang jelas dan di jemput paksa tanpa surat perintah resmi. Dalam penjemputan paksa tersebut, diduga masyarakat dibawa ke Mako Polsek Kualuh hulu untuk di intograsi dan mengalami tindakan kekesaran.

Jangan Lewatkan :  Guna Mendukung Investasi, Menteri Nusron akan Siapkan PP tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional

Saat ini korban dugaan kekerasan yang di lakukan oleh oknum Polsek Kualuh hulu masih di rawat intensif di rumah sakit dikarenakan mengalami luka serius dan trauma mental.

Seharusnya Setiap anggota Polri wajib memahami instrumen-instrumen HAM baik yang diatur dalam peraturan perundang-undangan Indonesia dan instrumen internasional, baik yang telah diratifikasi maupun yang belum diratifikasi oleh Indonesia.

Jangan Lewatkan :  Brigpol Niam, Sosok Polisi yang Mengajarkan Ngaji Kepada Anak Anak Di Asrama Mapolsek Ngabang

Maka dari itu pengurus DPD SAPMA IPK Labura akan mengawal kasus tersebut agar terciptanya polri yang humanis seperti tagline PRESISI yang selalu di Kampanyekan oleh kepolisian Republik Indonesia.