
Labuhanbatu, Gaperta.id
SMK Negeri 2 Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Mengadakan Acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M, di Sekolah SMK Negeri 2 Rantau Utara, Jl.W.R Supratman No.1, Padang Matinggi, Rantau Utara, Labuhanbatu, Kamis (12/02/2026).
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan di hiburan oleh Nasid Siswa-siswi SMK 2 Ratu. Peringatan Isra’ Mi’raj yang menghadirkan penceramah Al-Ustadz Rinto Harahap, S.Sos.I.

Acara ini dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 2 Rantau Utara Khoyan Nasution,S.Pd, Wakil Kepala Sekolah, Ketua Program Studi, Para Dewan Guru dan Tata Usaha serta Siswa-siswa.
Kepala SMK Negeri 2 Rantau Utara Khoyan Nasution,S.Pd, di wakili oleh M.Ajrai Zein Nasution,S.Pd,M.M dalam sambutannya mengatakan.” Peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna yang mendalam dan inspiratif bagi umat Islam. Bagi siswa-siswi sekolah, memaknai peristiwa ini bukan hanya sebagai sejarah atau kisah religius, tetapi juga sebagai sumber inspirasi spiritual dan pedoman moral dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan kegiatan ini Israq’ Mikraj ini semoga mendapatkan rahmat dari Allah SWT, dan mencontoh sifat Rasul Nabi Muhammad SAW yang memiliki sifat akhlakul karimah ( Aklak yang baik dan terpuji ), katanya.
Dalam ceramahnya Ustadz Rinto Harahap, S.Sos.I mengingatkan kepada kita bahwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW hakekatnya menuntut kita untuk selalu bertanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan ibadah, khususnya ibadah sholat lima waktu yang sudah ditentukan waktunya yang tidak boleh di tinggalkan.
Rajinlah kalian anak anak Ustad sholat lima waktu, jangan sampai lupa, Subuh 2 Rakaat, Zuhur 4 Rakaat, Ashar 4 Rakaat, Magrib 3 Rakaat, dan Isya 4 Rakaat , dengan jumlah 17 Rakaat, agar mempunyai karakter islami, paparnya.
Dengan peristiwa Isra Mi’raj ini merupakan memontem sholat Lima waktu, yang di harapkan kita sebagai Ummat islam, yaitu Harus memiliki sifat sabar, tahu diri, dan memakmurkan mesjid, serta berserah diri kepada Allah SWT, dan jangan melalaikan sholat 5 waktu ini, karena sholat itu merupakan tiang agama, jelasnya.
Dan diharapkan kepada anak didik kita betapa pentingnya akhlakul karimah sehingga Islam itu menjadi “ Islam Rahmatan lil ‘Alamin”, dengan Islam ini di harapkan kehadirannya di tengah kehidupan Masyarakat agar mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam semesta, tutupnya.
Redaksi.














