Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

“ENAM Truk Sampah tidak di operasikan terparkir di atas Eks Ramayana, ASPEC: Kemana Anggaran Perawatannya?”.

Avatar photo
75
×

“ENAM Truk Sampah tidak di operasikan terparkir di atas Eks Ramayana, ASPEC: Kemana Anggaran Perawatannya?”.

Sebarkan artikel ini

Bekasi Jawa barat, [gaperta.id] , Delapan unit truk pengangkut sampah terpantau menumpuk di lantai atas parkir Gedung Eks Ramayana, Pasar Baru Cikarang. Kondisi ini memicu pertanyaan para pedagang, mengingat fisik kendaraan terlihat masih layak operasi.

Pantauan di lapangan, truk-truk tersebut diparkir mangkrak di atas bangunan pasar. Padahal, secara fisik, kendaraan dinilai masih bisa digunakan untuk mengangkut sampah. Kondisi ini menimbulkan dugaan di kalangan pedagang bahwa anggaran perawatan kendaraan tersebut tetap berjalan meski unit tidak beroperasi.

Jangan Lewatkan :  Polda Jambi Gelar Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA 2026

Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (ASPEC) menyayangkan sikap UPTD Wilayah IV Pasar Baru Cikarang dan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi. “Kami sangat menyayangkan. Truknya mangkrak di atas, tapi kami duga anggaran perawatannya tetap jalan. Ini harus ditelusuri,” tegas Ketua ASPEC, Sulaiman, Selasa (16/4/2026).

Jangan Lewatkan :  HUT ke-9 LSM Semut Merah: Refleksi, Evaluasi, dan Semangat Baru.

Sulaiman menegaskan ASPEC akan menelusuri penggunaan anggaran perawatan delapan unit truk sampah tersebut. “Apakah anggarannya masih cair tiap tahun? Untuk apa, kalau truknya tidak jalan? Ini potensi pemborosan uang negara,” ujarnya.

ASPEC menilai mangkraknya truk sampah berbanding terbalik dengan kondisi kebersihan Pasar Baru Cikarang yang masih semrawut. Di sisi lain, pedagang tetap ditarik retribusi sampah Rp5.000.

Jangan Lewatkan :  Satgas Yonkav 12/BC Amankan 2 PMI Non Prosedural di Jalur Tidak Resmi

Hingga berita ini ditayangkan, pihak UPTD Wilayah IV Pasar Baru Cikarang dan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait mangkraknya delapan unit truk sampah tersebut.