Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Tanah Anda Belum Terpetakan? Manfaatkan Swaplotting Sentuh Tanahku

Avatar photo
42
×

Tanah Anda Belum Terpetakan? Manfaatkan Swaplotting Sentuh Tanahku

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, [Gaperta.id] – Masyarakat diminta memanfaatkan fitur swaplotting pada aplikasi Sentuh Tanahku untuk melakukan plotting (terpetakan) bidang tanah secara mandiri melalui gawai. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) I Gede Ketut Ary Sucaya mengatakan, fitur tersebut memudahkan masyarakat yang bidang tanahnya belum terpetakan agar dapat menyampaikan titik lokasi tanah secara daring tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah).

“Pemilik tanah bisa mengajukan titik lokasi lewat fitur Swaplotting di Sentuh Tanahku,” jelas Ketut, dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Kamis 928/5/2026). “Dari data yang masuk, nanti Kantah setempat akan verifikasi sesuai dengan catatan kita di Kementerian ATR/BPN, benar tidaknya tanah tersebut letaknya di situ. Kalau benar, nanti akan di-plotting dalam peta digital oleh teman-teman di Kantah,” lanjutnya.

Jangan Lewatkan :  Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

Manfaat Swaplotting Menurutnya, plotting merupakan proses penetapan bidang tanah ke dalam peta digital berdasarkan koordinat GPS yang akurat. Fitur swaplotting dihadirkan untuk membantu pemetaan bidang tanah yang belum terdata dalam sistem digital Kementerian ATR/BPN.

Fitur tersebut ditujukan bagi pemilik tanah yang belum memiliki sertipikat maupun pemilik tanah dengan sertipikat analog. Kehadiran Swaplotting juga dinilai membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan secara lebih akurat.

Jangan Lewatkan :  Polres Tanjab Timur Gelar Apel Pagi Dan Senam Bersama Masyarakat Semarak HUT RI ke-80 Tahun

“Tanah yang sudah diverifikasi nantinya akan semakin terintegrasi dengan data keseluruhan bidang. Tujuannya adalah menciptakan kepastian lokasi dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendaftaran tanah,” ujar Ketut.

Fitur Swaplotting dapat diakses melalui menu utama aplikasi Sentuh Tanahku yang tersedia pada perangkat Android maupun iOS. Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna perlu memberikan izin akses lokasi agar sistem dapat mengidentifikasi posisi bidang tanah secara akurat. Bagi pemilik sertifikat tanah analog, pengguna dapat memilih opsi “Bersertipikat” lalu melengkapi identitas pemegang hak dan informasi yang tercantum dalam sertipikat, seperti nomor hak, luas tanah, dan letak bidang tanah. Selanjutnya, pengguna diminta mengunggah foto dokumen sertipikat sebagai data pendukung untuk proses verifikasi oleh Kantah setempat.

Jangan Lewatkan :  Tidak Lagi Berupa Buku, Kenali Bentuk Sertipikat Elektronik yang Lebih Aman dan Dapat Dilihat Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku

Sementara bagi masyarakat yang bidang tanahnya belum bersertipikat, pengguna dapat memilih opsi “Belum Sertifikat” dan melengkapi identitas diri, lokasi bidang tanah, alas hak yang dimiliki, serta bukti pembayaran pajak sebagai dokumen pendukung. Setelah seluruh data dan dokumen dikirimkan, sistem Sentuh Tanahku akan meneruskan informasi tersebut kepada Kantah setempat untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih lanjut sebelum digunakan dalam proses pemutakhiran peta bidang tanah.