Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Meriah dan Penuh Makna, Gawai Dayak Sanggau Dihadiri Pejabat Pusat hingga Daerah

Avatar photo
27
×

Meriah dan Penuh Makna, Gawai Dayak Sanggau Dihadiri Pejabat Pusat hingga Daerah

Sebarkan artikel ini

SANGGAU, [Gaperta.id] — Ribuan masyarakat memadati Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, Kabupaten Sanggau, pada Selasa (7/7/2026), untuk menghadiri pembukaan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau. Perayaan adat terbesar masyarakat Dayak di Kabupaten Sanggau itu berlangsung meriah dan menjadi magnet kehadiran tokoh-tokoh penting dari tingkat daerah hingga pusat.

Hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Anggota DPR RI Paulus Hadi, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Kapolres Sanggau, Dandim 1204/Sanggau, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan peserta dan tamu undangan dari berbagai kecamatan.

Jangan Lewatkan :  Kapolresta Barelang Terima Kunjungan Atlet Tenis Junior Kota Batam Yang Menjuarai Turnamen di Tanjung pinang dan Johor Malaysia

Prosesi pembukaan diawali dengan ritual adat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen sekaligus penghormatan kepada leluhur. Suasana semakin semarak saat parade budaya menampilkan ragam busana adat, tarian tradisional, musik etnik, hingga atraksi budaya yang mencerminkan kekayaan warisan masyarakat Dayak.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menegaskan bahwa Gawai Dayak bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi simbol persatuan, pelestarian budaya, dan kebanggaan masyarakat Dayak yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

Jangan Lewatkan :  SPMB Riau: Mengapa Kecurangan Terus Berulang?

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengapresiasi semangat masyarakat Kabupaten Sanggau dalam menjaga adat istiadat dan budaya lokal. Menurutnya, Gawai Dayak telah menjadi aset budaya yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Anggota DPR RI Paulus Hadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai gotong royong, dan bersama-sama melestarikan budaya Dayak sebagai kekayaan bangsa yang tidak ternilai.

Selama kegiatan berlangsung, aparat gabungan dari Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Jangan Lewatkan :  Hujan, Kota Dumai Terendam di Beberapa Kelurahan, Ini Kata Walikota Paisal

Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda budaya, pameran UMKM, perlombaan seni tradisional, hingga hiburan rakyat yang diperkirakan akan menyedot ribuan pengunjung.

Perhelatan tahunan ini kembali membuktikan bahwa Kabupaten Sanggau merupakan salah satu pusat pelestarian budaya Dayak di Kalimantan Barat, sekaligus menjadi ajang mempererat persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya dalam bingkai persatuan Indonesia.