Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaKesehatanSosial

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau

Avatar photo
29
×

PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, [Gaperta.id] – Hari anak nasional yang diperingati 23 Juli merefleksikan kembali pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak demi menghadirkan generasi muda unggul dan berdaya saing di masa depan.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan menyadari setiap anak memiliki potensi menjadi agen perubahan. Hak untuk tumbuh dan berkembang perlu didukung, baik itu akses kesehatan, pendidikan maupun keterampilan menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensinya secara optimal.

Melalui program Community Involvement & Development (CID), PHR hadirkan intervensi nyata dan holistik yang tersebar di wilayah operasional di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau, mulai dari pemenuhan gizi balita hingga penguatan pendidikan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus.

Melalui Program PHR Peduli Stunting 2026, PHR berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat untuk memberikan intervensi gizi bagi anak.

Jangan Lewatkan :  PGN Jaga Kinerja Operasional dan Ketahanan Energi Nasional di Kuartal I 2025

Program ini menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT/PKMK) kepada lebih dari 200 anak stunting maupun yang berisiko stunting di 25 desa yang tersebar di 7 kabupaten/kota. Upaya tersebut diiringi dengan penguatan kualitas layanan serta kapasitas kelompok peduli stunting melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung berupa pemberian peralatan posyandu bagi 4 posyandu.

Tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, PHR Zona Rokan juga membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk belajar dan berkarya. Dukungan terhadap pendidikan vokasional pada SLB Manggalo, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, yang sempat terkendala teknis, kini kembali membuka harapan 30 siswa berkebutuhan khusus dan 15 guru mengembangkan keterampilan melalui pelatihan membatik dan pembuatan kriya kayu.

Jangan Lewatkan :  ABB Sambut Positif Pelindo Regional I Dalam Peningkatan Arus Peti Kemas Di Pelabuhan Belawan

“Program ini bukan hanya mengajarkan keterampilan kepada anak-anak kami. Yang paling membahagiakan adalah melihat mereka mulai percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Ketika rasa percaya diri itu tumbuh, mereka mulai berani bermimpi, berkarya, dan yakin bahwa mereka memiliki masa depan yang sama cerahnya dengan anak-anak lainnya. Kami berharap semakin banyak pihak membuka ruang dan kesempatan agar anak-anak disabilitas dapat berkembang sesuai potensi yang mereka miliki.” kata Guru SLB Manggalo, Kecamatan Pinggir, Aulia Nur Izzah.

Semangat serupa juga diperluas melalui Program SLB Green Warriors di SLB Melati, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Melibatkan 110 guru dan siswa, program ini memperkenalkan teknologi energi baru terbarukan melalui pelatihan pengoperasian dan perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pengalaman belajar ini membuka wawasan baru bahwa mereka mampu menguasai teknologi serta mengambil peran nyata dalam mendukung transisi energi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Jangan Lewatkan :  Sinergi Tanggap Darurat, Kilang Sungai Pakning Bantu Penanganan Kebakaran di Permukiman Warga

“Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap langkah dalam memastikan anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan berkualitas, dan memiliki ruang untuk mengembangkan potensinya merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berdaya,” ujar Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.

PHR meyakini bahwa setiap anak adalah benih perubahan yang berhak memperoleh kesempatan emas untuk tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang percaya diri, berani bermimpi, menghargai keberagaman, serta siap menjadi agen perubahan bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia di masa depan.