Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaNasional

Wardin Ketua FSMPI Labuhanbatu Buka Acara Road Show Satukan Kekuatan Pekerja Perkebunan Kawal UU Ketenagakerjaan Baru

Avatar photo
35
×

Wardin Ketua FSMPI Labuhanbatu Buka Acara Road Show Satukan Kekuatan Pekerja Perkebunan Kawal UU Ketenagakerjaan Baru

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu, [Gaperta.id] – Titik kelima Road Show Nasional FSPMI Capai tiba di Kab. Labuhanbatu, Satukan Kekuatan Pekerja Perkebunan Kawal UU Ketenagakerjaan Baru.

Rangkaian Road Show Nasional FSPMI bertema “Menyatukan Suara, Menguatkan Perjuangan” memasuki titik kelima di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Konsolidasi ini menjadi wadah mempererat solidaritas organisasi sekaligus menghimpun aspirasi pekerja, khususnya dari sektor perkebunan yang menjadi salah satu basis pekerja di wilayah tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Ketua KC FSPMI Labuhanbatu, Wardin, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan nasional dan daerah. Ia berharap momentum konsolidasi ini semakin memperkuat semangat perjuangan anggota FSPMI di Labuhanbatu dalam menghadapi berbagai tantangan hubungan industrial, Rabu ( 05/08/2026).

Jangan Lewatkan :  Ketua Umum ABB Soroti Jaringan Judi Tembak Ikan di Medan Utara Dedy Satria Ainal, “Hentikan dan Tangkap Pengendali Utamanya”

Konsolidasi dihadiri oleh Presiden FSPMI Suparno, S.H., Ketua Umum SPPK FSPMI Nani Kusmaeni, serta Ketua DPW FSPMI Sumatera Utara, Willy Agus Utomo, bersama pengurus dan anggota FSPMI dari berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Nani Kusmaeni menegaskan bahwa hubungan antara pekerja dan perusahaan harus dibangun atas dasar saling membutuhkan. Namun, ketika terjadi ketidakadilan terhadap pekerja, FSPMI akan berdiri di barisan terdepan untuk memperjuangkannya.

“Adanya pekerja karena adanya perusahaan, dan perusahaan juga dapat berkembang karena adanya pekerja. Karena itu hubungan industrial harus dibangun secara adil. Namun ketika terjadi ketidakadilan, FSPMI akan berdiri untuk melawannya. Kita harus tetap satu komando dan jangan biarkan ada pihak yang memecah belah atau mengacak-acak FSPMI.”

Jangan Lewatkan :  Rutan Dumai Ikuti Panen Raya Bersama Menteri Imipas Secara Virtual

Sementara itu, Presiden FSPMI Suparno, S.H., menegaskan bahwa perjuangan organisasi saat ini masih berfokus pada pengawalan pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023.

“Kita harus mengawal lahirnya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru. Bagi pekerja, undang-undang ketenagakerjaan adalah pedoman utama yang menentukan perlindungan atas hak-hak pekerja. Karena itu, kita harus memastikan regulasi yang lahir benar-benar memberikan keadilan bagi kaum buruh.”

Di hadapan para pekerja perkebunan, Suparno juga memberikan semangat agar terus menjaga persatuan dan tidak lelah memperjuangkan hak-haknya melalui organisasi.

“Tetap semangat untuk seluruh pekerja perkebunan. Setiap suara dari daerah akan kita kumpulkan menjadi kekuatan bersama untuk menguatkan perjuangan di tingkat nasional.”

Jangan Lewatkan :  Hari Ini Polda Jambi Satroni Kediaman Bandar Narkoba Terbesar Di Jambi Helen dan Tikui, Kapolri "Jika Tidak Mampu Akan Saya Ambil Alih"

Konsolidasi berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dari anggota mengenai kondisi ketenagakerjaan di sektor perkebunan. Seluruh aspirasi tersebut menjadi bagian dari upaya FSPMI dalam menyusun agenda perjuangan yang berpijak pada kondisi nyata yang dihadapi pekerja di lapangan.

Melalui Road Show Nasional ini, FSPMI terus menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah anggota, memperkuat konsolidasi organisasi, menghimpun aspirasi dari seluruh daerah, serta memastikan perjuangan menuju regulasi ketenagakerjaan yang lebih adil tetap menjadi agenda bersama. Dengan semangat “Menyatukan Suara, Menguatkan Perjuangan,” FSPMI terus bergerak membangun organisasi yang solid, mandiri, dan konsisten memperjuangkan hak serta kesejahteraan pekerja Indonesia.

Penulis: Awal Siregar