NIAS SELATAN, [Gaperta.id] — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menerima kunjungan kerja Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., di Rumah Dinas Bupati Nias Selatan, Telukdalam, Senin (14/9/2026).
Kunjungan tersebut dirangkai dengan kegiatan ramah tamah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pengawasan, keamanan, dan keselamatan laut di wilayah kepulauan Nias Selatan.
Sebagai daerah kepulauan yang memiliki wilayah perairan luas dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, Nias Selatan dinilai memiliki posisi strategis dalam pengawasan aktivitas kemaritiman.
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyampaikan bahwa keberadaan Bakamla RI memiliki peran penting dalam mendukung keamanan laut serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor kelautan.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan Bakamla RI perlu terus diperkuat, khususnya dalam pengawasan perairan, keselamatan pelayaran, perlindungan nelayan, serta pengembangan potensi kemaritiman daerah.
> “Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Bakamla RI perlu terus ditingkatkan melalui koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi. Langkah ini penting agar potensi perairan dapat dikelola dengan baik serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Sokhiatulo Laia.
Kunjungan kerja tersebut juga berkaitan dengan persiapan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Kabupaten Nias Selatan, yang dijadwalkan berlangsung Selasa (15/9/2026).
Pembangunan SPKKL tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana penting dalam memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan wilayah perairan di kawasan Nias Selatan dan sekitarnya.
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H. mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terhadap pembangunan fasilitas pemantauan tersebut.
Ia berharap keberadaan SPKKL nantinya mampu memperkuat pengawasan keamanan dan keselamatan laut, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat pesisir dan nelayan.
> “Pembangunan SPKKL ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan keamanan dan keselamatan laut, memberikan rasa aman bagi para nelayan, serta mendukung potensi kemaritiman dan pariwisata di Nias Selatan. Kami berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri hingga tokoh masyarakat dapat terus bersinergi,” jelas Irvansyah.
Keberadaan stasiun pemantauan tersebut dinilai strategis, mengingat Nias Selatan memiliki aktivitas kelautan, perikanan, pelayaran, serta potensi wisata bahari yang membutuhkan dukungan sistem pengawasan yang memadai.
Kegiatan ramah tamah turut dihadiri Pejabat Utama Bakamla RI, Wakil Ketua II DPRD Nias Selatan Sokhiwanolo Waruwu, unsur Forkopimda Nias Selatan, Pj. Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Telukdalam, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Sejumlah awak media cetak, elektronik, dan media daring juga turut hadir meliput rangkaian kegiatan tersebut.
Pembangunan SPKKL di Nias Selatan diharapkan tidak hanya memperkuat sistem keamanan dan keselamatan laut, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga wilayah perairan strategis Indonesia di kawasan Samudra Hindia.














