Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Wow…!! Dana Desa Diduga Diselewengkan Kepala Desa Sipare Pare Tengah AHMAD SAFII

Avatar photo
444
×

Wow…!! Dana Desa Diduga Diselewengkan Kepala Desa Sipare Pare Tengah AHMAD SAFII

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu Utara, [Gaperta.id] – Pengadaan bantuan hewan ternak sapi di Desa Sipare pare tengah kecamatan marbau kabupaten Labuhanbatu Utara diduga mark-Up. pasalnya, anggaran pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari dana desa (DD) tahun 2023 dengan anggaran senilai Rp.29.000.000 per dusun dengan jumlah 6 dusun dan total anggaran keseluruhan Rp.174.000.000 tersebut diduga ada penyelewengan anggaran terkait harga sapi.

Ketika seketaris desa sipare pare tengah dikonfirmasi pada hari kamis (14/03/2024) di salah satu ruangan kantor desa sipare pare tengah, ia membenarkan adanya pengadaan pembelian hewan ternak sapi tersebut.

Jangan Lewatkan :  Yasifun: "Pengakuan Mantan Pasien, Erni Medika Memberikan Pelayanan Standar SOP!! "

“Iya bg ditahun 2023 ada pengadaan pembelian sapi yang di bagikan langsung ke masyarakat setiap dusun dapat 2 ekor sapi, dan di desa ini ada 6 dusun” Ucapnya

Ia juga menyampaikan bahwa sapi yang dibagikan ke masyarakat semua sapi betina dan sebagian masih dere.

Berdasarkan anggaran pengadaan sapi tersebut dengan keseluruhan setiap dusun yaitu senilai Rp.174 juta yang setiap dusunnya cuma dapat 2 ekor sapi, total keseluruhan 12 ekor sapi.
Jika diperhitungkan sapi tersebut di beli dengan harga kurang lebih Rp.14 jutaan per 1 ekor sapi.

Jangan Lewatkan :  Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar Terima Audensi Praeses Dan Pendeta HKBP Jambi

Sedangkan menurut salah satu warga yang mengetahui sapi bantuan tersebut yang enggan disebutkan namanya, ia menyampaikan bahwa kalau sapi dere yang dibagikan itu harga nya sekira kurang lebih hanya 6 sampai 7 jutaan saja.

Selain pengadaan hewan ternak sapi yang diduga Mark-Up, untuk perbaikan Pengelolaan Jaringan Komunikasi dan Informasi Lokal Desa (wifi) yang anggarannya bersumber dari dana desa (DD) tahun 2023 senilai Rp 47.000.000.- tersebut juga diduga Mark-Up.

Jangan Lewatkan :  BNNP Jambi Luncurkan Inovasi Digital BINAR (Big Data Narkotika dan Pendaftaran TAT Online)

Saat seketaris desa dikonfirmasi terkai hal tersebut ia menyampai kan hanya ada 2 kali perbaikn di tahun 2023, cuma hanya pergantian prabola pemancar sinyal nya saja karena hilang dicuri jelasnya.

terkait ditanya berapa biyaya perbaikan wifi desa tersebut ia tidak mengetahui berapa besaran biyaya untuk perbaikn wifi desa tetsebut.

A.Pohan