Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Aksi Begal Dan Premanisme Tidak Bisa Ditoloril Lagi, Masyarakat Minta Polres Pelabuhan Belawan,Ambil Tindakan Tegas

Avatar photo
282
×

Aksi Begal Dan Premanisme Tidak Bisa Ditoloril Lagi, Masyarakat Minta Polres Pelabuhan Belawan,Ambil Tindakan Tegas

Sebarkan artikel ini

Sumber : Instagram BK Medan

BELAWAN, [Gaperta.id] – Aksi begal di kawasan Taman PKK Belawan kembali meresahkan warga. Meski aparat sering melakukan tindakan tegas, pelaku kejahatan jalanan itu seolah tak pernah kapok. Terbaru, sebuah video berdurasi 51 detik yang diunggah akun Instagram BK Medan, memperlihatkan seorang remaja menjadi korban pembacokan senjata tajam oleh pelaku begal. Video tersebut berjudul “Setiap Malam, Taman PKK Terjadi Aksi Begal, Polisi Diminta Bertindak, Kali Ini Vario Leong” dan viral di media sosial, Selasa, 04 November 2025.

Jangan Lewatkan :  Jihad Menentang Tempat Maksiat, Pemkab Paluta Tanda Tangani MOU Dengan FORKOPIMDA.

Tokoh agama Ustadz Muhammad Nabawi menilai kondisi Medan Utara, khususnya Kecamatan Belawan, telah berada pada tahap darurat kejahatan jalanan. Ia menyebut para pelaku banyak dipicu oleh penyalahgunaan narkoba, hingga berperilaku layaknya “zombie”.

“Dampak dari pengguna narkoba bukan hanya menjarah warga, tapi juga sering melakukan tindakan kriminal seperti tawuran, begal, bahkan ‘rayap besi’—istilah baru di masyarakat untuk pelaku pencurian besi-besi jalanan. Mereka tak segan melukai warga,” ujar Ustadz Nabawi.

Ia menegaskan, jika aparat penegak hukum tidak segera bertindak tegas dan konsisten, maka masyarakat dikhawatirkan akan bertindak sendiri.

Jangan Lewatkan :  Terpilih Duta Muda BPJS Nasional, Agent of Change JKN

“Kalau aparat tidak serius memberantas para “bajingan begal” itu, jangan salahkan warga kalau nanti ada aksi main hakim sendiri, bahkan membakar hidup-hidup pelaku yang tertangkap. Karena warga sudah sangat resah dan banyak yang menjadi korban,” tegasnya.

Ustadz Nabawi juga mendorong kolaborasi antara aparat TNI, Polri, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk melakukan patroli malam serta sweeping di kawasan rawan begal.

Jangan Lewatkan :  Kolaborasi PLN dan Pemilik Kendaraan Listrik Singkawang Gelar EV Gathering

Dalam hal ini harus ada langkah nyata dan ketegasan dari berbagai pihak untuk melakukan jam malam, SWEEPING ke permukiman dan titik rawan, agar warga merasa aman saat beraktivitas,” tambahnya

Ustadz Muhamad Nabawi juga mengatakan terkait Aksi begal sekarang ini sudah sangat brutal dan menjadi tren di wilayah Medan Utara, khususnya Kecamatan Medan Belawan.warga berharap pihak Polres Pelabuhan Belawan dan Jajarannya segera meningkatkan pengamanan,dan menangkap para pelakunya, guna untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.