Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumKesehatanTNI/POLRI

Aparat Penegak Hukum Terkesan Lamban Dalam menangani Kasus Dugaan Penganiayaan Kepala Desa Koto Panjang

Avatar photo
968
×

Aparat Penegak Hukum Terkesan Lamban Dalam menangani Kasus Dugaan Penganiayaan Kepala Desa Koto Panjang

Sebarkan artikel ini

Kerinci, [Gaperta.id] – Kasus dugaan penganiayaan terhadap kades koto panjang yang melibat oknum TNI belum mendapatkan kejelasan dari Aparat Penegak Hukum (APH) senin 09/12/2024

Kades koto panjang kubang Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi masih tergeletak disalah satu Rumah Sakit kerinci, akibat penganiayaan yang dilakukan mantan kades yang melibatkan oknum TNI.

Jangan Lewatkan :  Jumat Curhat Polres Bintan Ajak Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif Saat Natal dan Tahun Baru

Kasus masih berjalan dan oknum TNI yang terlibat dalam pertikaian tersebut sudah di laporkan di hari kejadian, namun belum ada tindakan atau proses mendalam terhadap kasus ini.

Jangan Lewatkan :  Beri Santunan Anak Yatim dan Janda Wartawan, PWI Riau Juga Serahkan 320 Bingkisan untuk Anggota

Dinilai lamban dalam menangani kasus penganiayaan tersebut, masyarakat meminta kepada Aparat Penegak Hukum dan Kodim TNI untuk menyelidiki dan mengusut tuntas semua orang yang terlibat dalam kasus pengeroyokan kades koto panjang kubang.

Jangan Lewatkan :  Danrem 042/Gapu Terima Silaturahmi Kapolda Jambi, Pererat Sinergi TNI-Polri

Hal ini sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat terhadap APH yang punya wewenang untuk mengayomi dan melindungi masyarakat demi tegaknya supermasi hukum dinegeri ini.
(Tim Ady)