Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Banjir Bandang Hancurkan Jembatan Baru di Dusun Mangkau, Entikong

Avatar photo
72
×

Banjir Bandang Hancurkan Jembatan Baru di Dusun Mangkau, Entikong

Sebarkan artikel ini

SANGGAU, [Gaperta.id] – Banjir bandang yang melanda wilayah Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menghancurkan sebuah jembatan penghubung yang baru saja diresmikan. Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan hulu sungai sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan debit air meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.

Jembatan yang dibangun sebagai akses utama penghubung antarwilayah dan fasilitas vital masyarakat tersebut tidak mampu menahan derasnya arus banjir. Struktur jembatan terlihat ambruk dan sebagian rangka terseret arus sungai yang keruh dan deras. Sejumlah fasilitas penunjang di sekitar lokasi, termasuk papan informasi dan jalan pendekat, turut mengalami kerusakan.

Jangan Lewatkan :  Lantik PWI Inhu, Raja Isyam : Jaga Nama Baik Organisasi dan Laksanakan Tugas Sesuai Aturan

Warga setempat menyebutkan banjir datang secara tiba-tiba. Dalam hitungan jam, permukaan air sungai naik dengan cepat hingga melampaui batas normal. “Air naik sangat cepat, arusnya kuat sekali. Tidak lama kemudian jembatan mulai bergeser dan akhirnya roboh,” ujar salah seorang warga Dusun Mangkau di lokasi kejadian.

Jembatan tersebut diketahui baru saja diresmikan dan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, termasuk akses ke kebun, sekolah, serta layanan kesehatan. Dengan rusaknya jembatan, aktivitas masyarakat kini terhambat dan warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko.

Jangan Lewatkan :  Gubernur Akmil Pimpin Paparan Garopsdik Taruna Akmil Tahun Pelajaran 2024/2025

Pemerintah desa bersama aparat kecamatan telah melakukan peninjauan ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kabupaten. Langkah tanggap darurat juga dilakukan dengan mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi jembatan yang roboh demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat arus sungai masih cukup deras.

Jangan Lewatkan :  Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Bersama Warga Menanam Tanaman Jagung

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat jembatan merupakan infrastruktur baru yang menelan anggaran tidak sedikit.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah penanganan, baik dalam bentuk pembangunan jembatan sementara maupun perencanaan ulang konstruksi yang lebih tahan terhadap bencana alam. Selain itu, masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.