Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaSosial

Banjir Pekalongan, Bea Cukai Tegal Salur Bantuan

Avatar photo
152
×

Banjir Pekalongan, Bea Cukai Tegal Salur Bantuan

Sebarkan artikel ini

PEKALONGAN, [Gaperta.id] – Bea Cukai Tegal menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, melalui kegiatan Bea Cukai Peduli pada Selasa (27/1/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang dihimpun dari donasi pegawai Bea Cukai Tegal. Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang masih terdampak banjir dan berada di sejumlah titik pengungsian. Penyerahan bantuan dilakukan secara sederhana dan terkoordinasi melalui BPBD setempat agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Jangan Lewatkan :  Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Pimpin Gelar Apel Pelepasan BKO Sat Brimob di Halaman Mapolres Bungo

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pekalongan, banjir yang melanda wilayah tersebut berdampak pada 29 desa di enam kecamatan. Hingga saat penyaluran bantuan berlangsung, jumlah warga yang mengungsi tercatat mencapai 1.874 jiwa. Kondisi di beberapa wilayah masih menunjukkan genangan air dan keterbatasan akses, sementara sebagian warga mulai melakukan pembersihan rumah dan lingkungan secara bertahap.

Jangan Lewatkan :  Kanwil Kemenkumham Kalbar Perkuat Integritas dan Transparansi melalui Implementasi UPP dan UPG

Kepala Bea Cukai Tegal, Yudiyarto, menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir. “Melalui kegiatan Bea Cukai Peduli ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit mengurangi kesulitan masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kami turut berdoa agar kondisi segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujarnya.

Di lapangan, penyaluran bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok yang dinilai mendesak bagi warga di pengungsian. Koordinasi dengan BPBD dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai prioritas kebutuhan serta kondisi wilayah terdampak. Warga di beberapa desa dilaporkan masih membutuhkan dukungan logistik sembari menunggu surutnya genangan dan perbaikan fasilitas umum.

Jangan Lewatkan :  Bandar Narkoba Tujuan Kota Medan Terbongkar, Sabu 13 Kilogram Ternyata Dilas Dalam Tangki BBM Mobil

Kegiatan penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung. Seiring dengan upaya penanganan yang dilakukan berbagai pihak, warga terdampak berupaya menata kembali aktivitas sehari-hari secara bertahap sambil menunggu kondisi lingkungan kembali normal.