Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Curahan Hujan Tak Berhenti 4 Kecamatan Dilanda Banjir Dikabupaten Sanggau

Avatar photo
417
×

Curahan Hujan Tak Berhenti 4 Kecamatan Dilanda Banjir Dikabupaten Sanggau

Sebarkan artikel ini

Sanggau, [Gaperta.id] – Akibat diguyur hujan terus menerus hingga memasuki bulan Maret ini, akibatnya 4 [Empat] Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis, 20/3/2025 kembali dilanda banjir.

Ke [4] kecamatan yang mengalami banjir diantara, Kecamatan Entikong, Sekayam, Beduai dan kecamatan Kembayan dengan ketinggian air untuk 60 cm atau hampir mencapai pinggang orang dewasa.

Jangan Lewatkan :  Pj Bupati Kerinci Tegaskan Siltap Perangkat Desa Wajib Cair Sebelum Lebaran

Kedatangan banjir tersebut adalah untuk yang ke 2 kalinya terjadi di empat kecamatan, dan yang lebih parahnya ketinggian air terdapat di bantaran Sungai Sekayam yang pada saat sekarang meluap tinggi.

Seperti yang terdapat di bantaran Sungai Sekayam, Balai Karangan, Desa Pengadang, Desa Munyau dan desa Sotok hingga masuk ke Perkebunan Sawit Perusahaan PT. GKM serta kebun sawit milik masyarakat.

Jangan Lewatkan :  Dahsyat!!! FRN Memukau, Wartawan Indonesia Bisa Masuk Sebagai Wartawan Fast Respon Nusantara, Agar Diakui Negara

Warga masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Sekayam untuk tetap waspada dan berhati – hati dengan volume ketinggian air yang setiap saat akan meninggi.

Para pekerja Buruh Lepas [BL] di PT. Global Kalimantan Makmur [GKM] Setogor, desa Sotok, Kecamatan Sekayam terpaksa berjalan kaki sepanjang 5 km menuju tempat tinggalnya karena Dum Truk yang biasa bertugas antar jemput tidak dapat melewati banjir di kawasan desa Sotok.

Jangan Lewatkan :  Pemkab Kerinci Raih Opini WTP dari BPK RI, Bupati Monadi: Ini Persembahan untuk Masyarakat Kerinci

Harapan masyarakat di dusun Desa Sotok – Keladang 1, semoga banjir yang kedua ini tidak seperti banjir yang pertama yaitu pada 27 Januari 2025 dimana Volume banjir nyaris mencapai 3 meter.