Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Dirlantas Polda Jambi : Penolakan Registrasi Kendaraan Lelang Sudah Sesuai SOP

Avatar photo
202
×

Dirlantas Polda Jambi : Penolakan Registrasi Kendaraan Lelang Sudah Sesuai SOP

Sebarkan artikel ini

Jambi, [Gaperta.id] – Aksi unjuk rasa dilakukan oleh ADIJ, dan Ditlantas Polda Jambi menjelaskan bahwa Aliansi Demokrasi Indonesia Jambi sudah melakukan 3 kali aksi yang sama dengan isu yang sama .

Dalam setiap pertemuan sudah diberikan penjelasan yang baik oleh petugas kami di ruangan BPKB secara resmi .

Berdasarkan surat Kapolri Nomor B / 3033/VI/2015 pada halaman 8 angka 5 bahwa kendaraan bermotor hasil (objek) kejahatan atau alat yang di gunakan untuk melakukan kejahatan konvensional hingga saat ini belum di temukan adanya klausal dalam Undang Undang yang membolehkan di rampas untuk negara.

Jangan Lewatkan :  Sekretaris Daerah Alpian Lantik 2 Pejabat Eselon II

Lalu di halaman 9 angka 8 *bahwa berdasarkan uraian 1 sampai dengan 7 diatas, maka Ranmor hasil lelang sebagaimana pokok bahasan angka 3 huruf d surat ini, dinyatakan dilarang ulangi dilarang dan/atau wajib ditolak ulangi di tolak untuk di daftarkan dengan alasan apapun , kecuali apabila nantinya Mahkamah Agung memberikan fatwa yang berbeda*

Jangan Lewatkan :  Dandim 1205/STG Letkol Inf. Rangga Bayu Widiartha Tegaskan Kasus Pemukulan Anak Remaja Oleh Oknum TNI Sudah Selesai

Dari dasar surat Kapolri ini , petugas pelayanan Bpkb jambi memberikan penjelasan dan menolak berkas tersebut dan pada saat penjelasan di gedung Bpkb masyarakat menerima dengan baik penjelasan petugas .

Petugas pelayanan BPKB Ditlantas menjalankan tugas sesuai aturan dan SOP yang berlaku .

Namun pada kegiatan demo dan hearing yang pertama petugas sudah memberikan informasi terkait aturan yg berlaku . Dan kami juga sudah mengirimkan surat ke Korlantas untuk meminta jukrah lanjutan .

Jangan Lewatkan :  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi Menggelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana Korupsi di Gedung B Polda Jambi.

Namun sampai saat ini msh dalam proses di Korlantasnya .

Pada demo dan hearing hari ini juga sudah kami sampaikan ulang terkait aturan yang mengatur dan masih menunggu petunjuk korlantas .

Setelah hearing akhirnya mereka membubarkan diri dan tetap menunggu informasi terkait boleh atau tidaknya kendaraan tersebut di daftarkan” ungkap Ditlantas.