MINAHASA, [Gaperta.id] – Jumat (21 November 2025), Menanggapi kebutuhan mendesak masyarakat, Hukum Tua Desa Lolah Tiga, Markus Rasu, menunjukkan kinerja “Gerak Cepat” (Gercep) dengan langsung memulai pengerjaan dua proyek infrastruktur vital di desa tersebut, yaitu pengerasan jalan dan pembangunan Gedung KMP. Aksi cepat ini memastikan sarana dan prasarana yang telah lama dinantikan warga segera terealisasi demi mendukung mobilitas dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pengerasan jalan perkebunan
Pengerasan Jalan:
Pengerasan jalan perkebunan dengan semangat gotong royong masyarakat ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di Desa Lolah Tiga. Bukan hanya mengandalkan anggaran dana desa, warga tumpah ruah membawa alat seadanya, mulai dari cangkul hingga gerobak dorong, menyumbangkan tenaga dan waktu mereka secara sukarela. Hasilnya, proses pengerasan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian desa dapat diselesaikan jauh lebih cepat dan efisien dari target. Akses yang kini lebih kokoh ini tidak hanya mempermudah mobilitas petani menuju lahan, tetapi juga signifikan menekan biaya angkut hasil perkebunan utama, seperti cengkeh dan kelapa, sehingga langsung berimbas positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan lokal.

Pembuatan pondasi gedung KMP
Pembangunan Gedung KMP:
Selesai dilantiknya pengurus KMP Lolah tiga, kini hukum tua kebut gedung KMP dengan melakukan peletakan batu pondasi pada Jumat (21/11/2025).
Berlokasi di samping Kantor Lurah, prosesi ini menjadi simbol kolaborasi yang kuat. Ia didampingi oleh jajaran penting desa, termasuk Ketua KMP Kres Karundeng, Babinsa Lolah Tiga, mandor pembangunan Jhoni Onibala, dan disaksikan oleh pengurus koperasi serta tamu undangan yang hadir.

Kunjungan Kasdam XIII Merdeka
Kunjungan Kasdam XIII:
Pengerjaan proyek yang dilakukan kontraktor yang ditunjuk oleh Pusat ini dipantau oleh Kasdam XIII/Mdk Brigjen Yustinus Nono Yulianto dan staf serta Dandim 1302 Minahasa Letkol inf. Bonaventura Ageng Fajar Santoso dan staf.

Terima Prioritas Pusat:
Menurut Hukum Tua Markus Rauh, Proyek pembangunan gedung koperasi di Desa Lolah Tiga memiliki skala yang sangat besar dan strategis.
“Tercatat, ada sekitar 80.000 koperasi di seluruh Indonesia yang pembangunan gedungnya akan diresmikan pada tahap pertama program pemerintah ini.
Dari kuota nasional yang masif tersebut, Sulawesi Utara (Sulut) sendiri hanya mendapatkan jatah untuk sekitar 38 koperasi. Yang paling membanggakan, di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa, Desa Lolah Tiga adalah satu-satunya yang berhasil masuk dalam daftar penerima pembangunan gedung koperasi ini.” Ungkap Rasu
Keberhasilan ini menempatkan Lolah Tiga sebagai titik fokus pembangunan koperasi sekaligus menjadi representasi keberhasilan sinergi program pemerintah pusat dan daerah di Minahasa.














