Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Jembatan Utama Dusun Sarik Putus, Warga Terisolasi di Sekadau

Avatar photo
83
×

Jembatan Utama Dusun Sarik Putus, Warga Terisolasi di Sekadau

Sebarkan artikel ini

SEKADAU, (Gaperta.id] — Jembatan utama di Dusun Sarik, Desa Mongko, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar, putus dan tidak dapat dilalui masyarakat pada Kamis (8/1/2026) pagi. Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung warga dari kampung menuju pusat kecamatan.

Putusnya jembatan diduga akibat derasnya arus sungai setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Luapan air membawa kayu dan material lumpur yang menghantam badan jembatan hingga lantai dan penyangga tidak mampu menahan tekanan arus.

Jangan Lewatkan :  Menteri Nusron Laporkan Progres Revisi RTR Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ke Komisi II DPR RI

Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat lumpuh total. Warga tidak dapat beraktivitas seperti biasa, termasuk ke sekolah, bekerja, maupun mengakses layanan kesehatan. Jalur alternatif yang tersedia dinilai cukup jauh dan berisiko.

Jangan Lewatkan :  Grand Final, Farrel Daksana dan Milkha Theresa Adelia Bujang dan Dara Kota Dumai 2025

“Jembatan ini satu-satunya jalan kami ke kecamatan. Kalau sudah putus begini, kami benar-benar terisolasi. Anak-anak tidak bisa sekolah, warga juga susah mau ke puskesmas,” ujar salah seorang warga Dusun Sarik.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk melakukan penanganan darurat. Mereka meminta adanya pembangunan jembatan sementara agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.

Jangan Lewatkan :  Pelaku PETI di Wilayah Hukum Polres Sambas Yang Diamankan Salah Satunya ASN di Tangguhkan Menjadi Pertanyaan Publik

“Kalau menunggu lama, dampaknya makin besar. Kami minta pemerintah cepat turun melihat kondisi di lapangan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi jembatan masih belum dapat dilalui dan masyarakat diimbau untuk tidak mencoba menyeberang demi keselamatan.