Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Capai Rp 167 Juta

Avatar photo
20
×

Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Capai Rp 167 Juta

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] — Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tidak hanya menjadi momentum strategis dalam menjaga keandalan operasional kilang guna menopang ketahanan energi nasional, namun juga menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Dumai.

Kehadiran belasan ribu tenaga kerja TA turut berkontribusi menggerakan roda perekonomian Dumai dari berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi, laundry, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal selama 42 hari pelaksanaan TA Mayor berlangsung. Selama periode itu, Kilang Pertamina Dumai juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui penyediaan kantin pekerja TA sebagai dukungan guna memudahkan para pekerja memenuhi kebutuhan konsumsi harian yang dekat dengan area kilang, yang berlokasi di area parkir Kantor Kuning Kilang Dumai di Jalan Raya Kilang Minyak Putri Tujuh.

Sebanyak 14 UMKM lokal turut menyemarakkan Kantin TA Mayor 2026 yang disediakan oleh Kilang Pertamina Dumai. Beragam pilihan makanan dan minuman disediakan pelaku UMKM, mulai dari menu sarapan, makan siang, hingga makan malam selama pelaksanaan TA Kilang Pertamina Dumai berlangsung.

Jangan Lewatkan :  Ny.Dessy Arnold A.P Ritiauw Dikukuhkan sebagai Ibu Asuh Taruna/Taruni Akademi Militer

Dari data yang tercatat selama periode 2 Mei hingga 6 Juni 2026, para pelaku UMKM yang terlibat dalam Kantin TA berhasil membukukan total transaksi lebih dari Rp167 juta. Capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui pelaksanaan TA Mayor sekaligus menjadi peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal.

Area Manager Communication, Relation, & CSR PT PPN RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan penyediaan sarana kantin TA merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja TA terpenuhi dengan baik dan efisien secara waktu, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

“Melalui penyediaan kantin TA, Kilang Pertamina Dumai memberikan kesempatan bagi UMKM membuka akses pasar sekaligus mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM. Perusahaan juga memberikan voucher penukaran makan gratis kepada pekerja TA agar kantin ini lebih diminati,” ujar Muhammad Rum.

Selain dirasakan oleh UMKM yang terlibat langsung dalam Kantin TA, dampak ekonomi dari pelaksanaan TA Mayor juga turut dirasakan oleh para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang kawasan sekitar kilang dan wilayah Dumai sekitarnya. Dampak ekonomi juga turut dirasakan oleh para pelaku usaha di sektor jasa, seperti penyewaan transportasi dan perhotelan, yang dibuktikan dengan meningkatnya hunian hotel, rumah sewa, hingga kos-kosan di Dumai. Hal ini menandai meningkatnya aktivitas ekonomi tumbuh di Kota Dumai selama periode TA Mayor Kilang Pertamina Dumai berlangsung.

Jangan Lewatkan :  Menteri Nusron Ingin Tokoh Keagamaan Terlibat Aktif dalam Penyelesaian Sertipikasi Tanah Wakaf

“Kami berharap pelaksanaan TA Mayor Kilang DUmai ini tidak hanya mendukung rantai pasok energi terjaga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kilang terus beroperasi andal, aman, dan lancar dalam memenuhi kebutuhan energi sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyakarat dan pembangunan,” tambah Muhammad Rum.

Dengan penuh haru, Anisa dari Kelurahan Tanjung Palas, seorang ibu rumah tangga yang menjadi salah satu pelaku UMKM Kantin TA Kilang Dumai mengungkapkan apresiasinya atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Menurutnya, keterlibatanm ia dalam kesempatan tersebut telah membantu menggerakan perekonomian keluarganya. Pendapatan Rp30 ribu di awal, lanjutnya, dengan dukungan strategi promosi penjualan oleh tim CSR Kilang Pertamina Dumai secara perlahan pendapatannya meningkat hingga mencapai Rp 3 juta lebih perhari. “Terimakasih kepada Pihak Pertamina yang sudah bisa membantu kami melalui UMKM. Ibuk merasa terharu gitu, istilahnya agak susah ekonomi, dengan adanya ini agak terbantu karena suami Ibuk pun sudah tak kerjakan,” ungkapnya.

Jangan Lewatkan :  Tim STIK Lemdiklat Polri Lakukan Penelitian dan Supervisi Preventive Policing Penanganan Tipikor di Polres Sanggau

Lebih lanjut ia menyebut bahwa hasil dari penjualannya selama di Kantin TA tersebut akan ia gunakan kembali sebagai modal untuk membuka kedai harian dirumah, yang menjual kebutuhan harian seperti sayur-mayur dan ikan segar.

Senada dengan Anisa, pelaku UMKM lainnya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kilang Pertamina Dumai bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai melalui penyediaan sarana Kantin TA serta ruang promosi bagi produk-produk UMKM lokal dan berharap agar pelaku UMKM lokal di Dumai dapat terus tumbuh dan berkembang maju.

Penulis: Efendy Sitompul