Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Olahraga

Kerinci Cetak Sejarah di GSI Jambi 2026: Tuan Rumah, Juara, dan Borong Penghargaan Individu

Avatar photo
278
×

Kerinci Cetak Sejarah di GSI Jambi 2026: Tuan Rumah, Juara, dan Borong Penghargaan Individu

Sebarkan artikel ini

KERINCI, [Gaperta.id] — Kabupaten Kerinci menorehkan catatan istimewa dalam pelaksanaan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026.

Untuk pertama kalinya dipercaya sebagai tuan rumah, Kerinci tidak hanya sukses menyelenggarakan turnamen, tetapi juga keluar sebagai juara setelah menundukkan Kabupaten Sarolangun dengan skor 4-2 pada laga final di Lapangan Sigegar Bumi, Desa Siulak Panjang, Jumat (25/9/2026).

Kemenangan tersebut terasa semakin lengkap karena Kerinci juga memborong penghargaan individu.

Iqbal, siswa SMPN 6 Kerinci, dinobatkan sebagai pemain terbaik, sementara Ajun dari SMPN 34 Kerinci keluar sebagai top skor turnamen.

Sementara itu, Kabupaten Sarolangun harus puas menempati posisi kedua, sedangkan peringkat ketiga diraih Kabupaten Muaro Bungo setelah mengalahkan Kota Jambi.

Bukan Sekadar Juara, Tapi Pembuktian Pembinaan

Keberhasilan Kerinci menjadi tuan rumah sekaligus juara memberi makna lebih dari sekadar kemenangan di lapangan.

Jangan Lewatkan :  Peringatan Bela Negara Ke-75 Tahun di Akmil di Tandai Dengan Penyerahan Penghargaan

Prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga pelajar di daerah memiliki potensi besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.

GSI menjadi ruang penting bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, mental bertanding, disiplin, kerja sama tim, hingga sportivitas.

Bagi para pemain muda, turnamen seperti ini juga menjadi panggung untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman menghadapi kompetisi antardaerah.

Ribuan Penonton Padati Arena

Partai final berlangsung dalam atmosfer meriah.

Ribuan penonton memadati Lapangan Sigegar Bumi dan memberikan dukungan langsung kepada para pemain yang tampil di partai puncak.

Kehadiran masyarakat membuat suasana turnamen terasa lebih hidup dan memperlihatkan tingginya antusiasme terhadap olahraga pelajar di Kerinci.

Turnamen yang berlangsung sejak 23 hingga 25 September 2026 tersebut kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Jangan Lewatkan :  Pagi Sehat Bersama IOSKI Sanggau di Rutan Kelas IIB Sanggau.

Prosesi penutupan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Efri Donal, para kepala bidang, pengurus GSI Kabupaten Kerinci, official, serta perwakilan peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

GSI Dinilai sebagai Ruang Pembentukan Karakter

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci H. Murison menegaskan bahwa GSI tidak semata-mata berbicara tentang kemenangan maupun perebutan gelar.

Menurutnya, kompetisi olahraga pelajar juga memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda.

Melalui pertandingan, siswa belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas, dan bagaimana menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa.

Nilai-nilai tersebut dinilai sama pentingnya dengan prestasi di lapangan.

Momentum Memperkuat Pembinaan Talenta

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd. menilai keberhasilan Kerinci sebagai tuan rumah sekaligus juara menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar.

Jangan Lewatkan :  Upacara Pembukaan Pendidikan Taruna Tingkat I/ Pratar Akademi Militer TP 2023/2024

Prestasi para siswa diharapkan tidak berhenti pada turnamen ini, tetapi menjadi bagian dari proses panjang dalam menemukan dan mengembangkan talenta muda daerah.

Pembinaan yang terarah, kompetisi yang rutin, serta dukungan sekolah dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar potensi atlet pelajar dapat berkembang secara konsisten.

Dengan hasil tersebut, Kerinci menutup GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 dengan capaian lengkap: sukses sebagai tuan rumah, tampil sebagai juara, serta mengantarkan dua pemainnya meraih penghargaan individu.

Lebih dari sekadar trofi, keberhasilan itu menjadi modal penting bagi Kerinci untuk terus membangun ekosistem olahraga pelajar dan membuka ruang yang lebih luas bagi talenta muda untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.