Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
PeristiwaRegional

Konfirmasi Foto “Couple” Pegawai Dinkes Taput Berlanjut, Komunikasi WhatsApp Redaksi Tak Lagi Tersampaikan

Avatar photo
753
×

Konfirmasi Foto “Couple” Pegawai Dinkes Taput Berlanjut, Komunikasi WhatsApp Redaksi Tak Lagi Tersampaikan

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA, [Gaperta.id] — Upaya Gaperta.id memperoleh klarifikasi terkait informasi yang berkembang mengenai dua pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), berinisial AAS dan MS, kembali menemui kendala komunikasi.

Persoalan tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah beredarnya dokumentasi foto kedua pegawai yang kemudian memunculkan berbagai persepsi.

Sejak awal, Gaperta.id menegaskan tidak bermaksud mencampuri maupun mengambil kesimpulan mengenai kehidupan pribadi pihak mana pun.

Penelusuran redaksi diarahkan pada aspek kedinasan, khususnya untuk memastikan apakah AAS dan MS pernah melakukan perjalanan dinas secara bersamaan serta apakah kegiatan tersebut didukung surat tugas dan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

Pada 27 Agustus 2026 sekitar pukul 13.52 WIB, redaksi mengirimkan permintaan konfirmasi melalui WhatsApp kepada pihak yang dinilai mengetahui persoalan tersebut.

Dalam pesan itu, redaksi menanyakan apakah yang bersangkutan mengetahui adanya perjalanan dinas yang pernah melibatkan AAS dan MS secara bersamaan, kapan dan dalam kegiatan apa perjalanan tersebut dilakukan, serta apakah keduanya berangkat berdasarkan surat tugas/SPPD.

Jangan Lewatkan :  Aksi Unjuk Rasa AWasi Jambi Warnai Depot Pertamina Kasang, Tuding Ada Permainan Kuota dan Penyaluran BBM Ilegal

Redaksi turut menegaskan dalam pesan tersebut bahwa pertanyaan tidak dimaksudkan untuk mengambil kesimpulan mengenai kehidupan pribadi AAS maupun MS.


“Kami tidak bermaksud mengambil kesimpulan mengenai kehidupan pribadi pihak mana pun. Konfirmasi ini khusus untuk memastikan fakta mengenai kegiatan kedinasan,” demikian salah satu bagian pesan konfirmasi Gaperta.id.


Pesan Berikutnya Hanya Satu Centang
Setelah permintaan konfirmasi tersebut dikirim, komunikasi melalui nomor WhatsApp yang sama mengalami perubahan.

Berdasarkan dokumentasi redaksi, pesan-pesan berikutnya yang dikirim Gaperta.id terpantau hanya menunjukkan satu tanda centang.
Kondisi itu terlihat pula ketika redaksi kembali mengirimkan tautan pemberitaan sebagai bentuk pemberitahuan sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi.

Jangan Lewatkan :  Bea Cukai Peduli Hadir di Keude Bungkah, Aceh Utara

Meski demikian, Gaperta.id tidak dapat memastikan bahwa kondisi tersebut disebabkan nomor WhatsApp redaksi diblokir oleh penerima. Satu tanda centang pada aplikasi WhatsApp tidak dengan sendirinya membuktikan terjadinya pemblokiran karena dapat dipengaruhi berbagai kondisi teknis maupun pengaturan akun.

Karena itu, redaksi hanya mencatat berdasarkan dokumentasi bahwa pesan yang dikirim setelah upaya konfirmasi tersebut tidak menunjukkan status telah diterima pada perangkat tujuan sebagaimana komunikasi sebelumnya.

Bupati Taput Kembali Diharapkan Beri Penjelasan
Mengingat informasi yang sedang ditelusuri berkaitan dengan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara serta menyangkut dugaan kegiatan kedinasan, Gaperta.id kembali mengharapkan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memberikan penjelasan atau mengarahkan instansi terkait untuk melakukan klarifikasi secara objektif.

Klarifikasi dinilai penting bukan untuk menghakimi kehidupan pribadi pegawai, melainkan untuk memastikan apakah terdapat perjalanan yang menggunakan kapasitas kedinasan, surat tugas, SPPD ataupun fasilitas negara sebagaimana informasi yang sedang ditelusuri redaksi.

Jangan Lewatkan :  Tolak Revisi UU Pilkada, Aliansi Mahasiswa Jambi Geruduk Kantor DPRD Propinsi Jambi

Apabila perjalanan tersebut merupakan kegiatan resmi dan dilengkapi administrasi yang sah, penjelasan pemerintah daerah sekaligus dapat memberikan kepastian kepada publik dan mencegah berkembangnya spekulasi.

Sebaliknya, apabila tidak pernah terdapat perjalanan dinas sebagaimana informasi yang berkembang, klarifikasi resmi juga penting untuk meluruskan informasi tersebut.

Gaperta.id tetap berkomitmen menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan verifikasi, keberimbangan, praduga tak bersalah serta hak jawab.

Redaksi kembali membuka ruang seluas-luasnya kepada AAS, MS, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Dinas Kesehatan Taput maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab. Keterangan yang diterima akan dimuat secara proporsional sesuai kaidah jurnalistik.

Penulis: Albert Hutagaol