Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Muhammad Dochlas Manurung Dukung Pupuk Organik Agro Yuli, Dorong Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Avatar photo
36
×

Muhammad Dochlas Manurung Dukung Pupuk Organik Agro Yuli, Dorong Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Ketua Komisi II DPRD Kota Dumai, Muhammad Dochlas Manurung, menghadiri kegiatan sosialisasi dan promosi pupuk organik Agro Yuli yang digelar PT Jembatan Merah Indah di salah satu hotel di Dumai, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan pupuk organik Agro Yuli untuk mendukung sektor pertanian dan perkebunan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bidang Pembangunan, Informasi, Teknologi, Ekonomi dan Keuangan, Afrilagan, pengusaha perkebunan, petani, serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Dochlas menyampaikan bahwa DPRD Kota Dumai bersama Pemerintah Kota Dumai siap menjadi jembatan antara pihak perusahaan dengan para petani. Hal itu agar program-program yang memberi manfaat bagi sektor pertanian dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Jangan Lewatkan :  Ini Tanggapan Kabag Hukum Pemko Dumai Tentang Wakil Ketua Terpilih LPMK Bukit Batrem Masa Bakti 2025 – 2030 Reynold Tampubolon

“Kepada PT Jembatan Merah Indah produsen Agro Yuli, Pemko Dumai, DPRD Kota Dumai, dan para petani, siap menjadi jembatan untuk memastikan program pupuk organik yang baik seperti ini mendapat dukungan dan dapat menjangkau petani di seluruh Kota Dumai,” ujar Dochlas.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap penggunaan pupuk organik sebagai upaya menjaga kualitas tanah dan lingkungan.

“Kami sangat mendukung peralihan ke pupuk organik seperti Agro Yuli yang 100% organik, aman, dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya kita memperbaiki struktur tanah secara alami dan menjaga ekosistem dalam jangka panjang demi meningkatkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Dochlas mengajak para peserta, khususnya petani, untuk mengikuti sosialisasi dengan serius dan memanfaatkan kesempatan bertanya langsung kepada narasumber.

Jangan Lewatkan :  Peduli Kenyamanan Masyarakat, PT. Torgada Perbaiki Jalan Rusak

“Saya berpesan, ikuti acara sosialisasi ini dengan serius. Tanyakan langsung kepada narasumber terkait bagaimana cara mengaplikasikannya pada tanaman sawit, durian, padi, sayur, dan komoditas lainnya. Manfaatkan juga diskon yang ditawarkan,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi PT Jembatan Merah Indah yang telah memilih Kota Dumai sebagai lokasi sosialisasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti pada promosi semata, tetapi dapat dilanjutkan melalui kerja sama yang memberi manfaat nyata bagi petani.

“Kepada PT Jembatan Merah Indah, saya mengucapkan terima kasih karena telah memilih Dumai sebagai tempat sosialisasi. Kami berharap Agro Yuli dapat menjadi mitra sejati bagi para petani di Kota Dumai. Mari kita bersama-sama membangun pertanian yang modern dan berdaya saing,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi juga memberi kesempatan kepada peserta untuk memperoleh informasi mengenai produk Agro Yuli yang diperuntukkan bagi berbagai komoditas pertanian dan perkebunan, termasuk kelapa sawit, durian, padi, sayuran, dan tanaman buah lainnya.

Jangan Lewatkan :  Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Dochlas Manurung berharap hadirnya inovasi dan edukasi terkait pupuk organik dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan langsung kepada narasumber terkait penggunaan dan pengaplikasian pupuk organik Agro Yuli pada berbagai jenis tanaman. Melalui sesi tersebut, diharapkan petani memperoleh pemahaman yang lebih jelas dan praktis mengenai pemanfaatan pupuk organik sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan masing-masing.