Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Nasional

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia Teguhkan Semangat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Avatar photo
29
×

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia Teguhkan Semangat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

TELUKDALAM, [Gaperta.id] – Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan hidup masyarakat Indonesia, Pancasila tetap menjadi dasar negara sekaligus titik temu yang mempersatukan seluruh anak bangsa. Semangat kebangsaan tersebut kembali diteguhkan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Orurusa, Telukdalam, Kamis (1/10/2026), dipimpin langsung Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, selaku Inspektur Upacara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah bersama berbagai unsur masyarakat untuk merefleksikan kembali pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Di lapangan upacara, barisan personel TNI, Polri, aparatur pemerintah, serta para pelajar memperlihatkan keberagaman unsur yang terlibat dalam peringatan tersebut.

Kehadiran mereka menggambarkan bahwa tanggung jawab menjaga persatuan bangsa tidak hanya berada di tangan pemerintah ataupun aparat negara, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pancasila sebagai Landasan Kehidupan Berbangsa

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pelaksanaan kegiatan seremonial tahunan.

Jangan Lewatkan :  HCB Tunaikan Janji, 28 Desember 2023, Aceh, NTT dan Sulut Jadi Tempat Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN

Momentum ini mengajak seluruh masyarakat untuk memahami kembali perjalanan sejarah bangsa sekaligus menyadari pentingnya mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman.

Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Kelima sila tersebut menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati serta menjunjung tinggi kepentingan bersama.

Dalam konteks pemerintahan daerah, nilai-nilai tersebut juga berkaitan erat dengan pelaksanaan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, penghormatan terhadap hak masyarakat, dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Karena itu, semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata, baik dalam lingkungan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.

Kebersamaan Pemerintah, Aparat, dan Generasi Muda

Upacara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nias Selatan, Wakil Ketua I DPRD Nias Selatan, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Jangan Lewatkan :  Minggu Kasih, Polsek Dumai Kota Sambangi Warga Jl Bintan

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan lintas lembaga dalam memperingati salah satu momentum penting perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Tidak kalah penting, keikutsertaan para pelajar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sejak usia sekolah.

Generasi muda merupakan bagian penting dalam keberlanjutan kehidupan berbangsa. Pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya diperoleh melalui pelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu ditumbuhkan melalui pengalaman, keteladanan, dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap saling menghargai, menjunjung tinggi toleransi, mengutamakan musyawarah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama merupakan bentuk sederhana pengamalan nilai-nilai Pancasila yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Menjaga Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

Seiring perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial, kehidupan masyarakat menghadapi beragam tantangan, termasuk penyebaran informasi yang tidak benar, perbedaan pandangan, serta potensi munculnya perpecahan akibat sikap tidak saling menghormati.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman untuk membangun kehidupan sosial yang mengedepankan persaudaraan, tanggung jawab, dan kepentingan bersama.

Jangan Lewatkan :  Letkol Cpm Sundoro SH Dengan Gagahnya Menjadi Komandan Upacara Peringatan HUT RI ke-80 Provinsi Jambi

Bagi Kabupaten Nias Selatan, semangat persatuan juga menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sinergi pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat diperlukan agar pembangunan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan nilai kemanusiaan serta keadilan sosial.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keutuhan bangsa perlu dipelihara melalui komitmen bersama yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

Pada akhirnya, kekuatan Pancasila tidak hanya terletak pada pengakuannya sebagai dasar negara, melainkan juga pada kesediaan setiap warga negara untuk mengamalkan nilai-nilainya.

Sebab, persatuan bangsa tidak cukup hanya diucapkan dalam sebuah upacara. Persatuan harus hadir dalam cara pemerintah melayani rakyat, cara masyarakat menghargai perbedaan, serta cara generasi muda menjaga masa depan bangsanya.

Melalui peringatan ini, semangat kebangsaan diharapkan semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat Nias Selatan, sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Penulis: DuhaEditor: Gaperta.id