Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

PT BI Dan PT SBP Sepakat Mediasi,”Soal Ormas Dan OKP Tidak Ada Kaitannya Dalam Keributan Sengketa Lahan

Avatar photo
20
×

PT BI Dan PT SBP Sepakat Mediasi,”Soal Ormas Dan OKP Tidak Ada Kaitannya Dalam Keributan Sengketa Lahan

Sebarkan artikel ini

BELAWAN, [Gaperta.id] – Senketa lahan yang terjadi antara PT Belawan Indah (BI) dan PT Sarana Baja Perkasa (SBP) di Jalan Pelabuhan Raya Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan sudah dilakukan mediasi yang dimediator oleh Muspika plus diantaranya Camat Medan Belawan, Danramil 09/MB, Dinas Perkim Pemko Medan dan Kapolsek Medan Belawan berjalan lancar walaupun sikit ada perdebatan antara kedua belah pihak namun mediasi berjalan lancar dan kondusif Kamis (18/6/2026)

Dalam hal ini Tokoh Pemuda Belawan Rudi Simorangkir (Opung) angkat bicara terkait sengketa lahan antara PT Belawan Indah dan PT Sarana Baja Perkasa mengatakan sangat menyesalkan dan prihatin atas pemberitaan di media Olen yang meyebutkan pihak Ormas dan OKP sebagai dalang keributan yang menyerang salah satu perusahaan yang katanya dalam pemberitaan tersebut dinyatakan 50 orang pekerja diserang hingga mengalami luka luka dan 1 orang diculik

Menurut Rudi Simorangkir atau yang selalu di sapa Opung menyampai kan janganlah mengiring opini dan narasi dalam pemberitaan yang menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat Belawan, dan Opung juga mengatakan jangan bentur benturkan Ormas dan OKP terkait sengketa lahan yang terjadi antara BI dan SBP tentunya ini sangat sensitif ucap Opung

Jangan Lewatkan :  Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Sama sama kita ketahui masyarakat Belawan ini sudah capek menghadapi berbagai macam pertikaian, seperti tauran, begal bahkan perang antara OKP dan Ormas yang pernah terjadi di Belawan, janganlah dipicu lagi dengan pemberitaan mereng yang bisa memecah belah kami di Belawan, kalau betul oknum pelakunya sebutkan saja, jangan Organisasi Ormas dan OKP nya diseret seret dalam peristiwa ini, sangat tidak etis ujar Opung

Ditempat yang sama Ketua Umum Anak Belawan Bersatu (ABB) Dedy Satria Ainal, AMD, saat dimintai tanggapannya terkait kisru sengketa lahan antara PT Belawan Indah dan PT Sarana Baja Perkasa yang menyeret membawa nama Ormas dan OKP dalam peristiwa kerusuhan tersebut, Dedy mengatakan jangan bentur benturkan kami di Belawan, kalau terjadi hal yang tidak di inginkan akibat pemberitaan yang miring terhadap kami siapa yang mau bertanggung jawab ucap Dedy, kalau memang betul terjadi ada penyerang terhadap pekerja di salah satu Perusahaan yang katanya dilakukan Ormas dan OKP yang menyebabkan 50 pekerja luka luka dan satu orang diculik kenapa pihak Perusahaan yang bersangkutan tidak membuat laporan Polisi, kan aneh juga, sementara kalau dilihat ini kasus besar kalau memang betul terjadi sesuwai yang diberitakan Dimedia online ujar Dedy

Jangan Lewatkan :  Kepala ANRI Apresiasi Langkah ATR/BPN Libatkan Taruna/i STPN Percepat Restorasi Arsip Pertanahan Pascabencana

Sementara kalau dilihat peristiwa tersebut semuanya sudah terverifikasi dari mulai kejadian, baik itu dari pihak perusahaan PT BI, PT SBP, Lurah Kelurahan Belawan II, Camat Belawan, Danramil 09/MB, Kapolsek Medan Belawan dalam hal ini sudah berusaha mencarik jalan yang terbaik untuk kedua belah pihak, disamping itu juga Dedy menyampaikan sesuwai pemberitaan yang ada di media online, bahwasanya sudah ada konfirmasi dari pihak PT BI, PT SPB, Polsek Belawan dan Lurah Belawan II bahwasanya menerangkan memang betul ada peristiwa kerusuhan terkait sengketa lahan, tapi tidak seperti yang di beritakan Dimedia online yang katanya 50 orang pekerja di Perusahaan lukak luka akibat diserang dan 1 orang diculik, membawa senjata tajam dan bom molotop, menurut Dedy ini sudah tidak sehat lagi dalam menyampaikan informasi kepublik

Jangan Lewatkan :  Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional

Disamping itu pada Kamis 11 Juni 2026 Lipson Sitinjak salah satu awak media online mewawancarai Supriadi alias Kiboy yang akrap dipanggil sebagai mandor proyek yang dipercaya PT SPB mengatakan dengan tegas membantah pemberitaan mereng Dimedia online, menrutnya itu semua tidak benar, menurut Supriadi memang betul ada peristiwa kerusuhan, tapi yang namanya penculikan, penyerangan terhadap pekerja yang katanya menyebabkan 50 orang luka luka,membawa senjata tajam dan bom molotop yang mengatas namakan ormas dan OKP dipemberitaan media online sekali lagi saya sampaikan itu tidak benar adanya ujar Supriadi

Begitu juga keterangan yang disampaikan Aipda Lumbangaol saat di konfirmasi mengatakan dia tidak ada menemukan senjata tajam dan atas nama Ormas dan OKP, menurutnya itu tidak benar pak ucapnya, hanya yang ada ribut mulut saja dilokasi, dan itupun bisa kita atasi secepatnya ujar Aipda Lumbangaol selaku Bhabinkamtibmas di Polsek Belawan.