Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

PT Pelindo Regional 1 Layani Penumpang Arus Balek Lebaran Di Pelabuhan Terminal Bandar Deli Belawan 6.937 Orang

Avatar photo
452
×

PT Pelindo Regional 1 Layani Penumpang Arus Balek Lebaran Di Pelabuhan Terminal Bandar Deli Belawan 6.937 Orang

Sebarkan artikel ini

BELAWAN, [Gaperta.id] – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatat pergerakan penumpang di Terminal Penumpang bandar Deli pada Senin 07 April 2025 mencapai angka tertinggi yaitu tembus diangka 6.937 penumpang yang sebelumnya telah merealisasikan di angka 5.424 penumpang pada Selasa, 01 April 2025 lalu.

Jangan Lewatkan :  Kasus PJU Kerinci Memanas, Tersangka Desak Konsultan dan 13 Anggota DPRD Ditersangkakan

Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli mengatakan tercatat sebanyak 3.221 penumpang turun di Pelabuhan Belawan, sementara penumpang yang naik menuju daerah tujuan sebanyak 3.716 orang.

“Persiapan telah dilaksanakan terhadap seluruh fasilitas terminal, menambah personel operasional, serta berkoordinasi dengan seluruh stakeholder pelabuhan untuk memastikan arus balik berjalan tertib dan lancar,” ujar Jonedi Ramli.

Jangan Lewatkan :  Miris ....., Kasus Mafia Tanah Sudah Hampir 2 Tahun Belum di Tindaklanjuti Polres Kubu Raya!!

“Selain itu, dalam mendukung kelancaran arus balik ini, Posko Mudik BUMN (kolaborasi antara Pelindo, Inalum dan Pegadaian) siap melayani dengan tetap mempersiapkan obat-obatan gratis, dan juga penyediaan makanan/minuman bagi para penumpang.” Tambahnya.

Jangan Lewatkan :  Kapal KM Tunas Flora 1 Yang Membawa Barang Seludupan Dari Malaysia Berhasil Diamankan Kanwil DJBC Sumut

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi prosedur keselamatan serta menjaga ketertiban selama berada di area pelabuhan. Untuk itu, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima selama masa angkutan Lebaran, sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut nasional,” pungkas Jonedi.