MEDAN, [Gaperta.id] – PT Prima Indonesia Logistik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem logistik nasional serta peningkatan daya saing pelaku usaha dalam negeri melalui partisipasi aktif sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Fasilitasi Calon Pelaku Usaha Ekspor Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara pada 27–30 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong peningkatan jumlah eksportir baru, khususnya dari kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang berorientasi ekspor.
Mengusung tema “Penguatan Kompetensi Calon Pelaku Usaha Ekspor terhadap Legalitas dan Standarisasi Produk”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta dalam mempersiapkan diri memasuki pasar internasional.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Bimtek menghadirkan berbagai narasumber dari instansi pemerintah, regulator, serta praktisi yang memiliki kompetensi di bidang ekspor. Materi yang disampaikan mencakup aspek legalitas usaha, standarisasi produk, hingga strategi pengembangan pasar ekspor, yang dirancang untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada para peserta.
Bangun Sitakar, selaku delegasi perusahaan PT Prima Indonesia Logistik juga turut andil dalam menjelaskan beberapa faktor penting dalam memulai terjun di bidang usaha logistik. Sebagai bagian yang bergerak di sektor logistik dan rantai pasok, PT Prima Indonesia Logistik berperan dalam memberikan pembekalan terkait aspek logistik ekspor. Materi ini menjadi salah satu komponen penting dalam proses ekspor, mengingat peran logistik yang strategis dalam menjamin kelancaran distribusi barang dari produsen hingga ke pasar tujuan di tingkat global.
Memahami proses logistik menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk nasional. Efisiensi dan keandalan sistem logistik tidak hanya berdampak pada pengendalian biaya distribusi, tetapi juga berpengaruh terhadap ketepatan waktu pengiriman serta kualitas layanan kepada buyer di pasar internasional.
“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan penyedia jasa logistik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekspor yang kuat dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang baik terhadap aspek logistik, pelaku usaha diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi persaingan global,” ujar Bangun
Lebih lanjut, partisipasi perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan rasio ekspor nasional serta memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah. Momentum ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya eksportir baru yang kompeten dan berdaya saing.
Melalui kegiatan Bimtek ini, PT Prima Indonesia Logistik berharap para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha secara nyata. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat berkembang menjadi eksportir yang tangguh dan mampu bersaing di pasar internasional.














