Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ritual Adat Dayak Digelar di Sanggau, Pemanggilan Roh Korban Laka Lantas agar Cepat Pulih

Avatar photo
116
×

Ritual Adat Dayak Digelar di Sanggau, Pemanggilan Roh Korban Laka Lantas agar Cepat Pulih

Sebarkan artikel ini

Sanggau, [Gaperta.id] – Sejumlah warga bersama tokoh adat Dayak di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menggelar ritual adat di sekitar Jembatan Bunut, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (30/8/2025). Ritual tersebut dilakukan untuk memanggil kembali semangat atau roh korban kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya terjadi di lokasi tersebut.

Jangan Lewatkan :  Menanggapi Aspirasi FAP TEKAL, PT KPI Kilang Dumai Tegaskan Komitmen terhadap Proses yang Transparan dan Tertib Hukum

Dalam kepercayaan adat Dayak, setiap orang yang mengalami musibah, terutama kecelakaan, diyakini semangatnya dapat terkejut dan meninggalkan raga. Oleh karena itu, melalui ritual adat, roh korban dipanggil kembali agar menyatu dengan tubuhnya sehingga korban yang sedang dirawat dapat segera pulih.

Ritual dilakukan secara sederhana dengan menyiapkan sesajen berupa makanan, minuman, dan perlengkapan adat. Seorang tetua adat memimpin doa pemanggilan roh, disaksikan keluarga korban serta warga sekitar.

Jangan Lewatkan :  Kapolsek Mempawah Hulu hadiri Tradisi Adat Budaya Robo-Robo di Desa Karangan

“Ritual ini bertujuan agar roh korban kembali, sehingga proses penyembuhan lebih cepat. Ini bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat Dayak,” ujar salah satu tokoh adat di lokasi.

Jangan Lewatkan :  Malam Resepsi Kenegaraan, Pj. Bupati Asraf : Wujud Rasa Syukur Atas Kemerdekaan

Selain sebagai doa pemulihan, ritual adat ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara, khususnya di ruas jalan dan jembatan yang padat kendaraan.

Masyarakat berharap korban kecelakaan segera diberi kesembuhan dan terhindar dari musibah di kemudian hari.