Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Rudi Hartono SH Ketua KPI Sumut Terima Kunjungan Komnas HAM Pusat

Avatar photo
65
×

Rudi Hartono SH Ketua KPI Sumut Terima Kunjungan Komnas HAM Pusat

Sebarkan artikel ini

MEDAN, [Gaperta.id] – Rudi Hartono SH Terima kunjungan kerja Komnas HAM khusus bidang perempuan dalam rangka menyoroti kondisi terkait tenaga kerja wanita yang dinilai Masi kerap mengalami diskriminasi dan pelanggaran hak pekerja oleh para pengguna jasa khususnya di sektor area kerja lapangan., Selasa, (14 April 2026).

Dalam kunjungan tersebut Tim Komnas HAM melakukan pemantauan di lokasi dan mewawancarai salah satu pekerja yang berada di wilayah Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan, tepatnya di Gabion Belawan Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, dalam hal tersebut para pekerja ( wanita ) dipekerjakan dengan sistim upah harian, mendengar impormasi ini Tim Komnas HAM langsung meberi perhatian yang serius akan segera ditindak lanjuti kasus ini sampai ketingkat pusat bersama Tim dari Jakarta.

Jangan Lewatkan :  Anggota DPRD Kota Jambi Maria Magdalena Dukung Program MBG, “Harapkan Lakukan Pengelolaan Dengan Baik”

kunjungan kerja Komnas HAM ini,diharapkan bisa menjadi momentum untuk kebaikan nasip para pekerja khusnya yang berada di Gabion Belawan, kegiatan ini langsung dihadri Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Sumatra Utara Rudi Hartono SH dan didampingi Sekertaris KPI Sumut Siahaan, dalam kesempatan itu turut juga dilakukan penyerahan dua buku dari Komnas HAM sebagai bahan panduan pada KPI Sumut.

Jangan Lewatkan :  Polsek Meranti Amankan Ibadah Minggu Berkat

Selanjutnya Rudi Hartono SH selaku Pimpinan KPI Sumatra Utara menyampaikan Afresiasi atas kunjungan yang dilakukan Komnas HAM Jakarta, dalam hal tersebut Rudi Hartono SH juga menyampaikan dan menegaskan dukungan KPI terhadap upaya perlindungan terhadap para pekerja perempuan, kami juga sangat mengapresiasi dan optimis kehadiran Komnas HAM Perempuan agar bisa membawa perobahan, dan KPI juga siap mendukung upaya perbaikan yang lebih manusiawi dalam memperjuangkan tarap hidup dan hak para pekerja (wanita) ujarnya.