Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaTNI/POLRI

Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonkav 12/BC Turut Membantu Pendidikan di Perbatasan.

Avatar photo
490
×

Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonkav 12/BC Turut Membantu Pendidikan di Perbatasan.

Sebarkan artikel ini

Sanggau, [Gaperta.id] – Prajurit TNI Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Malaysia Yonkav 12/BC turut membantu memajukan pendidikan di perbatasan. Anggota Pos Panga membantu memberikan pendidikan kepada anak-anak di sekirtaran Pos, Dusun Panga, Desa Panga, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa, 06 Agustus 2024.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 12/BC, Letkol Kav Andy Setio Untoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa kepedulian Satgas Pamtas salah satunya adalah untuk membentuk generasi penerus di pedalaman Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia yang memang mengalami minimnya tenaga pengajar.

Jangan Lewatkan :  Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Wamen Ossy Minta Jajaran Bekerja Adaptif terhadap Tantangan Zaman

“Kehadiran anggota Satgas Pamtas Yonkav 12/BC untuk menjadi tenaga pengajar tambahan di sekitaran wilayah perbatasan adalah sebagai bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia” katanya melalui rilisnya,Selasa, 06 Agsutus 2024.

Jangan Lewatkan :  Dorong Literasi Hukum Kalangan Wartawan, Eko Saputra Sumbang Buku untuk PWI Dumai

Adapun tujuan lain dalam mengajar tersebut dapat membantu meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda di perbatasan Kalbar guna meraih cita-cita kedepan.

Terpisah Danpos Panga Serma Ali Nurdin mengungkapkan bahwa minimnya tenaga pengajar di perbatasan RI-Malaysia wilayah Kalbar menjadi masalah serius bagi kelangsungan roda pendidikan disini. Hal ini membuat anggota Pos terpanggil untuk ikut memberikan pembelajaran tambahan kepada anak-anak di sekitaran Pos.

Jangan Lewatkan :  Di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 Tahun Polda Jambi Laksanakan Bakti Religi

“Dengan pembekalan sebagai tenaga pendidik (Gadik) sebelum berangkat tugas, Kami hadir untuk menjadi solusi atas kekurangan tenaga pendidik diwilayah perbatasan,”ujarnya.

(Lepinus,L)