Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPendidikan

Satu Buku, Sejuta Harapan: Kilang Pertamina Dumai Serah Buku “Sahabat Pesisir” ke Pemko Dumai

Avatar photo
41
×

Satu Buku, Sejuta Harapan: Kilang Pertamina Dumai Serah Buku “Sahabat Pesisir” ke Pemko Dumai

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) terus memperkuat upayanya dalam pemberdayaan wilayah pesisir dan masyarakat Dumai dengan meluncurkan modul pembelajaran ekstrakurikuler pendidikan lingkungan untuk anak sekolah dasar bertajuk “Sahabat Pesisir”. Buku tersebut secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai di Ruang Teratai, Kantor WaliKota Dumai.

Modul ini menjadi tonggak penting dalam menyiapkan generasi yang memiliki yang memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pesisir serta masa depan lingkungan pesisir di Dumai.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Refinery Unit Dumai Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa upaya pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan secara selaras dan berkelanjutan. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda yang peduli lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Dumai.

Jangan Lewatkan :  Mafia Tanah Tahan Hukum, "Ahli Waris Pulau Ranoh Batam Minta Keadilan Hukum!!"

“Buku ini kami pandang sebagai media edukasi yang penting untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan, khususnya ekosistem pesisir, sejak usia dini kepada generasi muda. Harapan kami, buku ini dapat dimanfaatkan secara optimal di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyusunan modul ini merupakan bagian dari program Serumpun Paman Bahari sebagai inisiatif pemberdayaan wilayah pesisir. Perusahaan berharap buku tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Dumai.

Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, yang diwakili Asisten I Setdako Dumai Muhammad Yunus, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi kontribusi Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung pemberdayaan wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Mundam secara berkelanjutan.

Jangan Lewatkan :  Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di RT 02 Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

Senada, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, S.Hut.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan modul pembelajaran Sahabat Pesisir sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan lingkungan untuk pendidikan dasar di kota dumai

“Buku ini tidak hanya membahas perilaku menjaga pesisir, tetapi juga aspek kesehatan. Ini penting karena Dumai merupakan kawasan industri yang memiliki tantangan lingkungan tersendiri,” ungkapnya.

Penyusunan buku merupakan hasil kolaborasi strategis Kilang Pertamina Dumai bersama Universitas Riau sejak 2024. Untuk buku ini digarap oleh Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta dukungan konsultan lingkungan Universitas Riau.

Jangan Lewatkan :  Listriki Pulau Terdepan, PLN Mulai Pembangunan SUTM dengan Tower Crossing Pulau Galang Batam - Pulau Nguan di Kepulauan Riau

Pengaplikasian modul buku ini telah dilakukan uji coba pada siswa kelas V SD 004 Dumai pada 20 September 2025. Seluruh peserta uji coba modul belajar ini terlihat antusias mengikuti uji coba dengan dukungan penuh dari Kepala Sekolah dan guru. Hasilnya menunjukkan buku tersebut dinilai mudah dipahami, menarik, dan relevan untuk pembelajaran pentingnya menjaga ekosistem pesisir sejak dini.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas, Penanganan Perubahan Iklim, dan Ekosistem Laut, sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjalankan operasional kilang yang mengedepankan keberlanjutan serta penciptaan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.