Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

SMAN Binsus Dumai Diberitakan Dugaan Pungut Biaya Perpisahan Rp300 Ribu per Siswa, Ini Hak Jawab Sekolah

Avatar photo
36
×

SMAN Binsus Dumai Diberitakan Dugaan Pungut Biaya Perpisahan Rp300 Ribu per Siswa, Ini Hak Jawab Sekolah

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] — Beberapa waktu lalu SMAN Binsus Dumai yang berada di Jl. Inpres Kelurahan Purnama Kec. Dumai Barat diberitakan di media ini terkait adanya dugaan pungutan biaya Rp.300 ribu per siswa untuk acara perpisahan. Berita mencuat di media online Gaperta.id setelah Jurnalis mendapat informasi dari narasumber yaitu orang tua siswa, Senin (10/02/2026).

Berita terbit bisa di klik di link:
“Diduga SMAN Binsus Dumai Pungut Biaya Perpisahan Rp300 Ribu per Siswa https://gaperta.id/diduga-sman-binsus-dumai-pungut-biaya-perpisahan-rp300-ribu-per-siswa/”

Setelah mendapat informasi tersebut, Jurnalis berupaya mengkonfirmasi pihak sekolah dalam hal ini Kepsek Elvi Zurianti, S.Pd., namun pihak sekolah tidak menanggapi.

Setelah berita mencuat dan viral di jagat maya, Jumat (28/2/2026) siang pihak sekolah berikan hak jawab menanggapi pemberitaan itu.

Berikut hak jawab dari pihak sekolah dimaksud:

“Bahwa dokumen proposal acara perpisahan yang didapat oleh nara sumber saudara adalah masih berupa draft yang baru dibuat oleh siswa yang akan tamat angkatan 2025/2026 dan belum ditanda tangani oleh pihak manapun.

Bahwa benar ada beberapa perwakilan siswa angkatan 2025/2026 datang ke Ibu Kepala Sekolah tentang meminta izin membuat foto/vidio perpisahan angkatan 2025/2026 dan bertanya tentang rencana membuat perpisahan di sekolah. Saat itu untuk izin pembuatan foto/vidio perpisahan angkatan 2025/2026 diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah, namun dengan catatan bahwa untuk perpisahan, para siswa harus mengajukan dulu kepada Komite Sekolah untuk dibahas di tingkat orang tua siswa.

Jangan Lewatkan :  Perpisahan SMPN 2 Dumai, Kepsek Syaidatun Syabibah: Didikan Kami Agar Anak Jadi Hebat

Bahwa pada tanggal 04 Februari 2026 pukul 08.30 WIB dilaksanakan Rapat Komite Sekolah tentang Hasil Test Kemampuan Akademik angkatan 2025/2026, namun disaat Ketua Komite Sekolah sedang berjalan melintasi lapangan, Ketua Komite Sekolah di datangi perwakilan siswa angkatan 2025/2026 untuk meminta waktu membahas proposal awal mereka untuk mengadakan perpisahan dan di jawab iya oleh Ketua Komite Sekolah.

Bahwa dalam Rapat Komite Sekolah tentang Hasil Test Kemampuan Akademik siswa angkatan 2025/2026, Ketua Komite Sekolah sempat menyinggung tentang rencana perpisahan siswa angkatan 2025/2026 kepada peserta rapat dan saat itu direspon positif dan Ketua Komite Sekolah berjanji akan mempelajari dulu proposal tersebut sebelum dibahas ditingkat orang tua siswa.

Bahwa setelah Rapat Komite Sekolah tentang Hasil Test Kemampuan Akademik siswa angkatan 2025/2026, Ketua Komite Sekolah menemui perwakilan siswa angkatan 2025/2026 dan diberikan soft copy rencana proposal acara perpisahan mereka dan Ketua Komite Sekolah meminta waktu untuk membahas terlebih dahulu di tingkat Komite Sekolah.

Bahwa pada tanggal 07 Februari 2026, Komite Sekolah mulai membahas tentang rencana proposal perpisahan siswa angkatan 2025/2026 bersama pengurus Komite Sekolah, namun sebelum lebih lanjut membahas rencana proposal perpisahan ini, Komite Sekolah rencananya akan rapat bersama Kepala Sekolah pada tanggal 09 Februari 2026 terkait izin berkegiatan dan meminta izin mengadakan perpisahan disekolah, namun Ibu Kepala Sekolah sedang dinas luar dan baru pada tanggal 10 Februari 2026 pukul 09.00 wib rapat tersebut bisa terlaksana.

Jangan Lewatkan :  Terkesan Pengurus KONI Dumai Tidak Terbuka Nominal Hibah Uang Pembinaan bagi Atlet

Bahwa pada tanggal 08 Februari 2026, Ibu Dwi selaku Sekretaris Komite Sekolah sempat melakukan salah kirim draft proposal perpisahan siswa angkatan 2025/2026 ke WAG orang tua siswa yang seharusnya dikirim ke anaknya yang juga merupakan panitia inti perpisahan tersebut, namun draft proposal perpisahan siswa angkatan 2025/2026 ditarik kembali dan dijelaskan salah kirim, akan tetapi salah seorang orang tua siswa sempat melakukan screenshoot atas draft proposal perpisahan siswa angkatan 2025/2026 tersebut, sehingga terjadilah kegaduhan tersebut.

Bahwa pada tanggal 09 Februari 2026, beberapa rekan-rekan media online datang ke sekolah untuk menemui Ibu Kepala Sekolah, namun hanya ditemui oleh Pak Hasan selaku Humas SMAN Binsus dan Pak Hadi sebagai staf bidang kesiswaan, dikarenakan Ibu Kepala Sekolah sedang dinas luar.

Ketika dimintakan konfirmasi akan hal draft proposal perpisahan siswa angkatan 2025/2026, Pak Hasan selaku Humas menjawab belum mendapatkan informasi apapun, namun Pak Hadi selaku staf kesiswaan menjawab sudah diketahui oleh Ibu Kepala Sekolah dan Komite, dalam hal ini kami sampaikan bahwa informasi ini kurang tepat dan Pak Hadi belum mendapat izin dari Ibu Kepala Sekolah untuk memberi statement kepada awak media, untuk itu kami dari pihak sekolah SMAN Binsus Dumai meminta maaf atas keteledoran ini.

Jangan Lewatkan :  Bhumi ATR/BPN, Implementasi Keterbukaan Informasi Publik yang Mendapat Apresiasi Internasional

Bahwa pada tanggal 10 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dilaksanakan rapat bersama antara pihak sekolah dan Komite Sekolah dan disepakati akan dibahas lebih lanjut bersama orang tua siswa angkatan 2025/2026 untuk membahas tentang perpisahan tersebut, namun pada hari tersebut naik berita online tentang dugaan pungli perpisahan di SMAN Binsus.

Bahwa pada tanggal 13 Februari 2026 pukul 08.30 WIB dilaksanakan rapat Komite sekolah bersama orang tua siswa angkatan 2025/2026, disepakati bahwa tetap dilaksanakan perpisahan dengan konsep subsidi silang untuk siswa tidak/kurang mampu dengan menghubungi langsung Ketua Panitia Perpisahan yang sudah ditunjuk oleh orang tua siswa angkatan 2025/2026 dan sepakat melakukan efisiensi anggaran untuk menekan biayanya.

Bahwa kegiatan perpisahan tersebut dari siswa, oleh siswa dan untuk siswa angkatan 2025/2026. Bahwa pihak sekolah sebagai undangan dalam acara tersebut.

Bahwa pada tanggal 24 Februari 2026 sekira pukul 09.00 WIB, diadakan rapat klarifikasi atas pemberitaan tersebut yang dihadiri oleh 3 orang awak media yang di pimpin oleh Bapak Zakaria, dan sudah mendapatkan penjelasan yang utuh terhadap permasalahan ini.”