Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Tim Gabungan Turun Evakuasi Bencana Tanah Longsor Lima Meninggal Dunia, Satu Luka Berat

Avatar photo
61
×

Tim Gabungan Turun Evakuasi Bencana Tanah Longsor Lima Meninggal Dunia, Satu Luka Berat

Sebarkan artikel ini

DELISERDANG, [Gaperta.id] – Bencana alam tanah longsor terjadi di Dusun III, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (07/04/2026) sekira pukul 20.00 Wib.

Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya aliran Sungai Sembahe hingga menggenangi badan Jalan Jamin Ginting serta mengakibatkan longsor yang menimpa permukiman warga.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana dan TNI/Polri langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban.

Setibanya di lokasi, tim gabungan baik dari Polsek pancur batu, Koramil Sibolangit, Basarnas, BPBD, Tagana dan Brimob mendapati sejumlah rumah warga di Dusun III, Desa Sembahe tertimbun material longsor dan segera melakukan pencarian korban secara manual.

Jangan Lewatkan :  Tudingan Judi Togel Mencuat, Reaksi Bungkam Kades Damuli Pekan, Jadi Sorotan Media

Sebanyak delapan unit rumah warga dilaporkan terdampak, masing-masing milik Boy Simorangkir, Ros Br Ginting, Gobal, Gendut, Darma Ginting, Terusdi Ginting, Fernando Sembiring, dan Datuk.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim menemukan korban pertama atas nama Gobal (39) dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, orang tuanya, Sehat Br Tarigan (65), ditemukan dalam keadaan selamat namun mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RS Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jangan Lewatkan :  Perpol Nomor 8 Tahun 2021: Polsek Pemayung Klarifikasi Pemberitaan Menyesatkan Oknum Wartawan

Proses pencarian terus dilanjutkan hingga dini hari dengan dukungan alat berat excavator. Secara bertahap, tim kembali menemukan korban lainnya, yakni Rizky (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (30), dan Jamila Br Ginting (40), yang seluruhnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan data sementara, total korban terdiri dari 5 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan tidak terdapat korban luka ringan. Selain itu, sebanyak 25 warga terpaksa mengungsi akibat terdampak bencana tersebut.

Pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 07.30 Wib, tenda pengungsian telah didirikan untuk menampung warga terdampak.

Jangan Lewatkan :  Penutupan Turnamen Badminton Kapolsek Na IX-X Cup 2025 Dihari Kemerdekaan RI ke-80 Tahun

Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor serta pencarian kemungkinan korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Sementara itu, akses Jalan Jamin Ginting Medan–Berastagi yang sebelumnya sempat terganggu akibat longsor di dua titik, kini telah berhasil dibersihkan menggunakan alat berat. Arus lalu lintas sudah kembali normal dan lancar.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Junaidi SHmengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.