Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumTNI/POLRI

Tindak Lanjuti Patroli Sungai, Polres Sekadau Tertibkan PETI di Sungai Ayak

Avatar photo
403
×

Tindak Lanjuti Patroli Sungai, Polres Sekadau Tertibkan PETI di Sungai Ayak

Sebarkan artikel ini

SEKADAU, [Gaperta.id] – Polres Sekadau mengambil langkah tegas dalam menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bantaran sungai yang berada di Kecamatan Belitang Hilir, pada Jumat (14/2/2025) sore.

Penertiban ini dipimpin oleh Wakapolres Sekadau, Kompol Asep Mustopa Kamil, beserta PJU dan anggota Polres Sekadau. Tindakan ini merupakan kelanjutan dari patroli sungai yang sebelumnya dilakukan oleh Polsek Belitang Hilir, di mana ditemukan puluhan lanting jek kopol yang beroperasi di wilayah perbatasan Sekadau dan Sepauk.

Jangan Lewatkan :  Bakti Kesehatan Jelang Hut Polwan Ke-76, Polwan Polres Sintang Salurkan Bantuan Kursi Roda Kepada Penderita Lumpuh

Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, menjelaskan bahwa tindakan ini diambil karena aktivitas PETI yang semakin meresahkan masyarakat sekitar bantaran sungai.

“Hari ini anggota Polres dan Polsek telah melakukan penertiban di Sungai Kapuas, tepatnya di perbatasan antara Sekadau dan Sepauk. Aktivitas yang ditemukan sudah dibubarkan, dan kami telah memberikan imbauan tegas kepada para pelaku agar tidak lagi melakukan pertambangan ilegal,” ujar Kapolres.

Jangan Lewatkan :  Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UP3 Bangkinang Hadirkan Terang Bagi 10 Keluarga Kurang Mampu

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa penertiban ini merupakan langkah awal dalam upaya memberantas PETI di wilayah Sekadau.

“Kami mengutamakan pendekatan persuasif dengan imbauan terlebih dahulu. Namun, jika aktivitas ini masih terus berlanjut, maka langkah hukum akan menjadi opsi terakhir untuk menghentikannya,” tegasnya.

Jangan Lewatkan :  Minggu Kasih : Polsek Sungai Beduk Polresta Barelang dan Masyarakat Kampung Layang Laksanakan Kegiatan Minggu Kasih

Selain melakukan penertiban, kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung upaya pemberantasan PETI.

“Kami berharap masyarakat memahami dampak negatif dari aktivitas ini, baik terhadap lingkungan, ekosistem sungai, maupun kelancaran lalu lintas air. Dukungan masyarakat sangat diperlukan agar PETI bisa diberantas secara menyeluruh,” pungkas Kapolres.