Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukumKesehatanTNI/POLRI

Sindikat Rokok Pita Cukai Palsu, Empat Pelaku Ditangkap

Avatar photo
727
×

Sindikat Rokok Pita Cukai Palsu, Empat Pelaku Ditangkap

Sebarkan artikel ini

Labura, [Gaperta.id] – Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan penggunaan pita cukai palsu pada rokok merek X-Bold,Senin (27/1/2025).

Penggerebekan dilakukan di Dusun Sabungan Pekan,Desa Sabungan,Kecamatan Sungai Kanan,Kabupaten Labuhanbatu Selatan,sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam penggerebekan ini,empat orang pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan.Empat pelaku yang diamankan yakni MFR (20) dan RKT (29) sebagai pengangkut rokok,UFD (53) sebagai pembeli,dan MYN (40) yang bertugas menyimpan barang tersebut.

Jangan Lewatkan :  Kadisnaker Mendampingi Bupati Labuhanbatu Safari Ramadhan Ke Mesjid Al Munawir Desa Telaga Suka Panai Tengah

Tim segera menuju lokasi dan menemukan 10 kotak rokok X-Bold dalam proses bongkar muat. Setelah dilakukan interogasi,pelaku mengaku sebelumnya telah menyimpan 20 kotak lainnya di Dusun Asam Jawa Barat,Desa Asam Jawa.Totalnya ada 30 kotak rokok yang diduga menggunakan pita cukai palsu,” ujarnya.

Jangan Lewatkan :  Gelaran Acara “Isbat Nikah Masal” Walikota Bekasi Diduga Hasil Palak, Mahasiswa Ungkap Adanya Keluhan Oknum Pejabat OPD???

Para pelaku mengaku sudah menjalankan aktivitas ini selama empat bulan terakhir demi keuntungan ekonomi.Kasus ini kini masih dalam penanganan Polres Labuhanbatu Selatan,yang juga berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk proses hukum lebih lanjut.

Jangan Lewatkan :  Giat Razia Polsek Sekayam, Polres Sanggau Amankan diduga pelaku Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)

Keberhasilan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menindak tegas pelanggaran hukum yang merugikan negara dan masyarakat. Kami mendorong masyarakat untuk terus memberikan informasi terkait aktivitas ilegal serupa,” tegasnya (28/1/2025).

Dengan adanya pengungkapan kasus ini,Polres Labuhanbatu Selatan berharap dapat memutus rantai peredaran barang ilegal di wilayahnya