Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ritual Adat Dayak Digelar di Sanggau, Pemanggilan Roh Korban Laka Lantas agar Cepat Pulih

Avatar photo
176
×

Ritual Adat Dayak Digelar di Sanggau, Pemanggilan Roh Korban Laka Lantas agar Cepat Pulih

Sebarkan artikel ini

Sanggau, [Gaperta.id] – Sejumlah warga bersama tokoh adat Dayak di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menggelar ritual adat di sekitar Jembatan Bunut, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (30/8/2025). Ritual tersebut dilakukan untuk memanggil kembali semangat atau roh korban kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya terjadi di lokasi tersebut.

Jangan Lewatkan :  Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2024: Upaya Tekan Abrasi bagi Lingkungan dan Masyarakat

Dalam kepercayaan adat Dayak, setiap orang yang mengalami musibah, terutama kecelakaan, diyakini semangatnya dapat terkejut dan meninggalkan raga. Oleh karena itu, melalui ritual adat, roh korban dipanggil kembali agar menyatu dengan tubuhnya sehingga korban yang sedang dirawat dapat segera pulih.

Ritual dilakukan secara sederhana dengan menyiapkan sesajen berupa makanan, minuman, dan perlengkapan adat. Seorang tetua adat memimpin doa pemanggilan roh, disaksikan keluarga korban serta warga sekitar.

Jangan Lewatkan :  Bakti Sosial ini Digelar Holding BUMN Danareksa Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL)

“Ritual ini bertujuan agar roh korban kembali, sehingga proses penyembuhan lebih cepat. Ini bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat Dayak,” ujar salah satu tokoh adat di lokasi.

Jangan Lewatkan :  SILAHTURAHMI: Kepala BPOM Jambi Veramika Ginting dan Rombongan Disambut Baik Oleh Bapak Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono

Selain sebagai doa pemulihan, ritual adat ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara, khususnya di ruas jalan dan jembatan yang padat kendaraan.

Masyarakat berharap korban kecelakaan segera diberi kesembuhan dan terhindar dari musibah di kemudian hari.