Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Pelabuhan Belawan Dapat Kunjungan Direktur Keuangan Dan Direktur Oprasi Pelindo Dalam Rangka Pelayanan Serta Efisiensi Oprasional

Avatar photo
327
×

Pelabuhan Belawan Dapat Kunjungan Direktur Keuangan Dan Direktur Oprasi Pelindo Dalam Rangka Pelayanan Serta Efisiensi Oprasional

Sebarkan artikel ini

BELAWAN, [Gaperta.id] – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan serangkaian kunjungan kerja Direksi ke Pelabuhan Belawan, Regional 1, dalam upaya memperkuat kinerja operasional dan meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan.
Rabu, 05 November 205.

Kunjungan Direktur Keuangan pada 4 November 2025 difokuskan pada evaluasi pengelolaan aset dan efektivitas pemanfaatan fasilitas pelabuhan sebagai langkah untuk memperkuat efisiensi keuangan dan mendukung keberlanjutan operasional.

Jangan Lewatkan :  Maknai Idul Adha 1446 H, Kilang Pertamina Dumai Salurkan 98 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Sementara itu, pada 5 November 2025, Direktur Operasi meninjau langsung kegiatan operasional di terminal dan area pelayanan kapal. Peninjauan ini bertujuan memastikan kelancaran arus logistik dan optimalisasi pelayanan kepada pengguna jasa.

Jangan Lewatkan :  Wujud Syukur HUT Pertamina ke-66, PT KPI Unit Dumai Bersama Bazma Gelar Khitanan Massal

Kedua kunjungan tersebut diterima oleh Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, bersama jajaran manajemen.

Kunjungan Direksi menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap peningkatan kinerja operasional di Pelabuhan Belawan. Arahan yang diberikan akan menjadi dasar kami untuk terus memperkuat pelayanan dan efisiensi operasional,” ujar Yusrizal.

Jangan Lewatkan :  Polres Jakbar Gagalkan Aksi Tawuran, 5 Remaja Berikut Sajam Diamankan di Jakarta Barat

Melalui kunjungan kerja ini, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pelabuhan yang efisien, handal, dan berstandar internasional, guna mendukung kelancaran arus logistik nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.