Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Heboh…, Diduga Terkait PETI, Seorang Pekerja Diamankan Krimsus Polda Kalbar, Kades Semerangkai Ikut Dibawa?

Avatar photo
507
×

Heboh…, Diduga Terkait PETI, Seorang Pekerja Diamankan Krimsus Polda Kalbar, Kades Semerangkai Ikut Dibawa?

Sebarkan artikel ini

Sanggau, [Gaperta.id] – Informasi penindakan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali beredar di tengah masyarakat. Kali ini, seorang pekerja tambang emas ilegal dilaporkan diamankan oleh Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalimantan Barat di wilayah Kabupaten Sanggau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, pekerja PETI berinisial AC diduga ditangkap langsung di lokasi penambangan emas ilegal yang berada di Desa Semerangkai, Kabupaten Sanggau. Penangkapan tersebut disebut-sebut dilakukan oleh tim Krimsus Polda Kalbar.

Jangan Lewatkan :  Hari Terakhir Kampanye, Satgas OMP Polresta Pontianak Amankan Kegiatan Kampanye Paslon 01 di Pontianak Selatan

Tak hanya itu, informasi lain yang beredar menyebutkan bahwa Kepala Desa Semerangkai berinisial Rd juga turut dibawa oleh pihak kepolisian. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang memastikan status maupun keterlibatan kades tersebut dalam perkara dimaksud.

Jangan Lewatkan :  DPW Partai NASDEM KEPRI Tolak Derahkan Berkas Pendaftaran Calon Walikota Batam 2024 Kepada Amsakar Dengan Alasan yang Ambigu

Pihak media telah berupaya mengonfirmasi informasi ini kepada Direktur Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat melalui pesan WhatsApp. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban atau klarifikasi resmi dari pihak kepolisian.

Jangan Lewatkan :  Polsek Medan Labuhan dan Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan Olah TKP Kecelakaan Kereta Api yang Mengakibatkan Seorang Wanita Meninggal Dunia

Karena belum adanya pernyataan resmi, kebenaran informasi terkait penangkapan tersebut termasuk dugaan keterlibatan Kepala Desa Semerangkai masih menunggu penjelasan dari Polda Kalimantan Barat. Media akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.