Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaPeristiwa

Dirlantas Polda Jambi : Penolakan Registrasi Kendaraan Lelang Sudah Sesuai SOP

Avatar photo
233
×

Dirlantas Polda Jambi : Penolakan Registrasi Kendaraan Lelang Sudah Sesuai SOP

Sebarkan artikel ini

Jambi, [Gaperta.id] – Aksi unjuk rasa dilakukan oleh ADIJ, dan Ditlantas Polda Jambi menjelaskan bahwa Aliansi Demokrasi Indonesia Jambi sudah melakukan 3 kali aksi yang sama dengan isu yang sama .

Dalam setiap pertemuan sudah diberikan penjelasan yang baik oleh petugas kami di ruangan BPKB secara resmi .

Berdasarkan surat Kapolri Nomor B / 3033/VI/2015 pada halaman 8 angka 5 bahwa kendaraan bermotor hasil (objek) kejahatan atau alat yang di gunakan untuk melakukan kejahatan konvensional hingga saat ini belum di temukan adanya klausal dalam Undang Undang yang membolehkan di rampas untuk negara.

Jangan Lewatkan :  Pungli di SMAN 1 Sukatani Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni Dinilai Tidak Becus Kerja

Lalu di halaman 9 angka 8 *bahwa berdasarkan uraian 1 sampai dengan 7 diatas, maka Ranmor hasil lelang sebagaimana pokok bahasan angka 3 huruf d surat ini, dinyatakan dilarang ulangi dilarang dan/atau wajib ditolak ulangi di tolak untuk di daftarkan dengan alasan apapun , kecuali apabila nantinya Mahkamah Agung memberikan fatwa yang berbeda*

Jangan Lewatkan :  Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Berlalulintas di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan

Dari dasar surat Kapolri ini , petugas pelayanan Bpkb jambi memberikan penjelasan dan menolak berkas tersebut dan pada saat penjelasan di gedung Bpkb masyarakat menerima dengan baik penjelasan petugas .

Petugas pelayanan BPKB Ditlantas menjalankan tugas sesuai aturan dan SOP yang berlaku .

Namun pada kegiatan demo dan hearing yang pertama petugas sudah memberikan informasi terkait aturan yg berlaku . Dan kami juga sudah mengirimkan surat ke Korlantas untuk meminta jukrah lanjutan .

Jangan Lewatkan :  Copot Pejabat Tak Berkompenten: Gagal Sebagai Pejabat Dinas Kesehatan Labuhanbatu Utara

Namun sampai saat ini msh dalam proses di Korlantasnya .

Pada demo dan hearing hari ini juga sudah kami sampaikan ulang terkait aturan yang mengatur dan masih menunggu petunjuk korlantas .

Setelah hearing akhirnya mereka membubarkan diri dan tetap menunggu informasi terkait boleh atau tidaknya kendaraan tersebut di daftarkan” ungkap Ditlantas.