Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Ketua Umum MPLLBB Langsung Memantau Jalanan yang Rusak Berat Karena Mobil Batubara

Avatar photo
159
×

Ketua Umum MPLLBB Langsung Memantau Jalanan yang Rusak Berat Karena Mobil Batubara

Sebarkan artikel ini

Muaro Jambi, [Gaperta.id]  – Jalanan di wilayah Penerokan dan Tanjung Pauh mengalami kerusakan parah setelah dilalui oleh truk-truk batubara yang berlalu-lalang setiap hari. Jalan yang sebelumnya mulus dan nyaman dilalui kini berubah menjadi rusak dan berlubang, membuat warga setempat sangat mengkhawatirkan keselamatan mereka.

Menurut warga sekitar, kerusakan jalanan ini disebabkan oleh truk-truk batubara yang membawa muatan berat dan tidak memperhatikan kondisi jalan. “Jalanan ini sudah berulang kali rusak, Sekarang lihat, jalanan kami sudah rusak berat,” kata salah satu warga.

Jangan Lewatkan :  Akses Listrik Semakin Merata, PLN UID Riau dan Kepri Hadirkan Sambungan Listrik Gratis melalui Program BPBL

Kerusakan jalanan ini juga menyebabkan kemacetan dan kesulitan bagi warga yang ingin melakukan aktivitas sehari-hari. “Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini agar kami dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman,” tambah warga lainnya.

Jangan Lewatkan :  Dewan Pers Nyatakan HCB Tidak Punya Legal Standing, Ketum PWI Zulmansyah Sekedang: Terimakasih

Ketua Umum MPLLBB, Ibu Susana wati yang langsung memantau kondisi jalanan tersebut, menyatakan keprihatinannya atas kerusakan jalanan ini. “Kami akan berusaha menyampaikan kondisi jalanan yang rusak ini kepada pemerintah dan juga meminta perusahaan batubara untuk bertanggung jawab atas kerusakan jalanan ini dan membantu memperbaikinya,” kata Ibu Susana wati

Jangan Lewatkan :  Dirpolairud Polda Jambi Dampingi Kapolda Lepas Personel Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera Barat

MPLLBB akan terus memantau kondisi jalanan ini dan mendorong pemerintah untuk segera mengambil tindakan. Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalanan ini dan memberikan kenyamanan bagi warga setempat.