Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Harga Pertalite di Kabupaten Melawi Tembus Rp50 Ribu per Liter, Dijual di Kios Rp30–50 Ribu.

Avatar photo
19
×

Harga Pertalite di Kabupaten Melawi Tembus Rp50 Ribu per Liter, Dijual di Kios Rp30–50 Ribu.

Sebarkan artikel ini

Melawi, [Gaperta.id]  – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Melawi dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp50.000 per liter.

Lonjakan harga yang jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) ini memicu keluhan dan keresahan masyarakat.

Berdasarkan pantauan dan keterangan warga, di salah satu kios pengecer di Melawi, Pertalite dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp50.000 per liter, tergantung ketersediaan stok.

Jangan Lewatkan :  Warga Pelapis Bongkar Dugaan Pencemaran Laut oleh Smelter PT. DIB, DLH Bungkam

Kondisi ini terjadi karena pasokan terbatas dan tingginya permintaan masyarakat.

“Kalau lagi sulit barang, bisa sampai lima puluh ribu perliter.

Kadang ada yang jual tiga puluh ribu, tapi cepat habis,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagaimana diketahui, Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang didistribusikan oleh PT Pertamina (Persero) melalui jaringan resmi SPBU. Secara nasional, harga resmi Pertalite jauh di bawah angka tersebut, sehingga penjualan di kios dengan harga puluhan ribu rupiah dinilai tidak wajar dan memberatkan masyarakat kecil.

Jangan Lewatkan :  Rakor KPU: Persiapan Persiapan Administrasi Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Th 2024

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama para pengendara roda dua, pelaku usaha kecil, serta petani yang sangat bergantung pada BBM untuk operasional sehari-hari.

Kenaikan harga yang tidak terkendali dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya.

Jangan Lewatkan :  Riau dan 20 PWI Provinsi Dukung Cak Munir, Zulmansyah dan Atal Kompak Oke

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Melawi bersama instansi terkait segera melakukan penelusuran dan penertiban di lapangan, termasuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan atas melonjaknya harga Pertalite di Kabupaten Melawi.