Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaRegional

Sesuai Namanya, Samson Jadi Sapi Terberat di Dumai, Terpilih Sebagai Kurban Presiden Prabowo Tahun 2026

Avatar photo
295
×

Sesuai Namanya, Samson Jadi Sapi Terberat di Dumai, Terpilih Sebagai Kurban Presiden Prabowo Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

DUMAI, [Gaperta.id] – Seekor sapi bernama Samson berukuran jumbo milik seorang peternak Hasan asal Kota Dumai, tepatnya di Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, akan menjadi sapi pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk dikurbankan di Kota Dumai pada 2026 ini.

Samson sapi jantan berjenis Simental milik Hasan, peternak asal Dumai ini ditetapkan sebagai hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memiliki bobot 910 kilogram dan menjadi sapi terberat di Kota Dumai.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Dumai, Elywarti melalui Kabid Peternakan Akmaluddin mengungkapkan bahwa ‎pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan sekretariat kepresidenan memberikan satu ekor sapi kurban dari presiden Prabowo.

Jangan Lewatkan :  Peduli Personel Tugas Pengamanan Pos, Kapolres Bintan dan Ketua Bhayangkari Bintan Berikan Tali Asih.

“Sapi milik Hasan Peternak asal Dumai di Kelurahan Jaya Mukti ‎sudah terpilih menjadi sapi kurban Presiden di Kota Dumai, dan deal harga sudah ditentukan yang mana sapi Samson dihargai Rp 94 Juta turun Rp1 Juta dari penawaran di Rp95 juta”.

Akmaluddin menerangkan setelah deal harga di Rp94 juta, maka akan dilakukan pembayaran kepada peternak.

Jangan Lewatkan :  PWI Sumut sebagai Mitra Strategis PTP dan BNCT dalam Komunikasi Publik

“Pelunasan pembayaran kepada peternak itu dilakukan dalam pekan ini, dan Kami akan memonitor proses Pelunasan kepada peternakan Hasan,” ungkapnya .

Kami tetap mengawasi sapi ini sampai hari H, dan akan di cek kesehatan dan kondisinya, semoga sampai hari H kondisi sapi tetap sehat dan kuat,” ucapnya

Sapi kurban Samson ini akan dipotong saat perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M pada Rabu, 27 Mei 2026, yang dipusatkan di Masjid Paripurna Al Manan, Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur.

Jangan Lewatkan :  Polres Dumai Gelar Pelatihan Dalmas: Tingkatkan Profesionalisme Personil Hadapi Unjuk Rasa

Dikutip dari Wikipedia, Sapi Simmental atau Swiss Fleckvieh berasal dari nama Simmental, sebuah lembah dari Sungai Simme di Bernese Oberland, Kanton Bern, Swiss. Simmental memiliki warna bulu kemerahan dengan corak warna putih, dan diternakkan untuk diambil susu dan dagingnya.

Simmental merupakan salah satu ras sapi tertua di dunia, tercatat telah ada sejak Abad Pertengahan. Simmental pun berkontribusi terhadap lahirnya beberapa ras baru, seperti Montbeliarde (Prancis), Pezzata Rossa d’Oropa (Italia), dan Fleckvieh (Jerman dan Austria).