Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaNasional

Lurah Bakaran Batu Sukri Alam Siregar Menyaksikan Budaya Jawa Kuda Kepang

Avatar photo
1128
×

Lurah Bakaran Batu Sukri Alam Siregar Menyaksikan Budaya Jawa Kuda Kepang

Sebarkan artikel ini

 

Labuhanbatu, Gaperta.id

Dalam rangka memeriahkan 17 Agustus 2026, muda mudi lingkungan Purwodadi B, jalana Amd simpang mangga Kelurahan Bakaran Batu Rantau Selatan, Lurah Sukri Alam Siregar,S.E turut hadir menyaksikan budaya Jawa kuda kepang atau yang dikenal disebut tarian jaran kepang, Sabtu (22/08/26).

Masyarakat sangat ramai dan antusias melihat tontonan jarkep yang di adakan di lingkungan Purwodadi B ,Kel Bakaran Batu, Rantau Selatan.

Jangan Lewatkan :  Direktur Utama PT PIL Ichwal Fauzi Tekankan Budaya K3 Bukan Hanya Kewajiban Tapi Bagian Dari Tanggung Jawab Bersama

 

 

Acara Jarang kepang ini yang di sponsori oleh muda mudi lingkungan Purwodadi B ,dan kepala lingkungan yg di dukung langsung Lurah Bakaran Batu.

Jaran Kepang, atau yang lebih populer dikenal sebagai Kuda Lumping, adalah seni tari tradisional Jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit berkuda dengan properti kuda tiruan dari anyaman bambu.

Kesenian ini merupakan warisan budaya kaya nilai spiritual dan heroisme yang berkembang pesat di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta telah menyebar ke berbagai wilayah lain di Indonesia, hingga ke Sumatra.

Jangan Lewatkan :  Kali Pertama Operasi “Dharma Yudha” 2023 Dipimpin Langsung Panglima TNI

Lurah Bakaran Batu Sukri Alam Siregar,S.E atas nama Pemerintah Kelurahan, saya memberikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan kelompok seni yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini.

Jangan Lewatkan :  Ketua umum DPMPPK, Ahmad Sayuti Tanjung, Menuntut Bupati Segera Mencopot Kepala Dinas Perhubungan Paluta

 

 

Kesenian Jaran Kepang bukan hanya sekadar hiburan, melainkan warisan luhur nenek moyang yang wajib kita jaga dan lestarikan bersama, katanya.

Melalui acara ini, mari kita pererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya sendiri. Nikmati acara ini dengan tertib, aman, dan tetap menjaga kebersamaan, tutupnya.

Redaksi.