Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaHukum

Diduga “Permainan” BBM Bersubsidi di SPBU Aek Nabara, Pertalite Cepat Habis dan Disinyalir Dikirim ke Penimbun

Avatar photo
127
×

Diduga “Permainan” BBM Bersubsidi di SPBU Aek Nabara, Pertalite Cepat Habis dan Disinyalir Dikirim ke Penimbun

Sebarkan artikel ini

labuhanbatu, [Gaperta.id] – Dugaan praktik “permainan” distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 14.214.247 N8 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, kian menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai stok Pertalite di SPBU tersebut tidak bertahan lama dan diduga kuat diserap oleh aktivitas pelangsiran yang berlangsung berulang. Kamis, 21/05/2026.

Pantauan di lapangan pada Rabu (20/05/2026) memperlihatkan adanya aktivitas mencurigakan di area SPBU. Sejumlah sepeda motor terlihat mengantre dengan membawa jerigen untuk melakukan pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar. Setelah itu, BBM tersebut diduga kuat dibawa keluar untuk diperjualbelikan kembali kepada pihak tertentu.

Jangan Lewatkan :  Selamat Dan Sukses: Rahmad Zaki Putra Bupati Terpilih Sebagai Presiden UNJA 2025-2026

Tidak hanya itu, muncul dugaan adanya jaringan pelangsir yang menggunakan kendaraan roda empat untuk menjemput hasil BBM dari para pengisi jerigen. Aktivitas tersebut diduga berlangsung secara sistematis dan bukan terjadi sesekali.

Sumber di lapangan menyebutkan, terdapat indikasi adanya “setoran” yang diberikan kepada oknum tertentu di lingkungan SPBU dengan nilai berkisar Rp2.000 hingga Rp5.000 per kendaraan pelangsir. Praktik ini diduga menjadi bagian dari kelancaran distribusi BBM bersubsidi yang menyimpang dari aturan.

Jangan Lewatkan :  Gagalkan Peredaran Narkoba, Polresta Jambi Amankan Pelaku Pembawa 602 Gram Sabu

Ironisnya, di tengah dugaan praktik tersebut, masyarakat umum justru kesulitan mendapatkan Pertalite. Banyak pengendara mengeluhkan harus berpindah ke SPBU lain karena stok cepat habis tanpa penjelasan yang jelas.

Saat dikonfirmasi, mandor SPBU N8 Lubis belum memberikan tanggapan atas dugaan aktivitas pelangsiran dan distribusi BBM bersubsidi yang terjadi di lokasi tersebut.

Jangan Lewatkan :  Tinjau Layanan Sertipikat Keliling di Kabupaten Tangerang, Wamen Ossy: Wujud Peningkatan Pelayanan Publik

Sementara itu, Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan dan menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPBU maupun instansi terkait mengenai dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat tersebut.