Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
BeritaNasional

Ketua PKK Bakaran Batu Ransel Bersama Ketua PKK Labuhanbatu Berkunjung Ke Rumah Dilan

Avatar photo
378
×

Ketua PKK Bakaran Batu Ransel Bersama Ketua PKK Labuhanbatu Berkunjung Ke Rumah Dilan

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu,  Gaperta.id

Ketua PKK Bakaran Batu Ransel Sri Indrayani AM.Keb.bersama Ketua PKK Labuhanbatu Hj. Wan Juma Sari Dewi Berkunjung Ke Rumah Dilan di Lingkungan Sempurna kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (21/05/2026).

 

 

Rumah peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan keluarga atau ( Rumah Dilan ) yang ada di kelurahan Bakaran Batu, Rantau Selatan merupakan Rumah Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Keterampilan Keluarga (sering disebut Rumah Dilan) adalah program inovasi dari Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga).

Jangan Lewatkan :  Jelang Hari H, Ketua IPK Dumai Patrik Tatang Tandatangan Piagam Pernyataan dan Ikuti Gladi

 

Program ini berfungsi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mewadahi berbagai kegiatan edukasi nonformal untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kesejahteraan keluarga.

 

Dalam sambutannya Ketua PKK Bakaran Batu Ransel Sri Indrayani AM.Keb.yang juga di damping Lurah Bakaran Batu Sukri Alam Siregar, S.E menyampaikan Fokus utama dari program Rumah Dilan ini meliputi Pendidikan Keluarga, Ruang belajar untuk anak dan orang tua, untuk mendukung Gerakan Wajib Belajar 12 tahun.

Jangan Lewatkan :  Kades Siulak Panjang Alfikri Bagikan Bantuan Pendidikan untuk 120 Pelajar, Tegaskan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

 

 

Serta sosialisasi pencegahan stunting dan pengasuhan anak yang baik. Peningkatan Pelatihan keterampilan praktis bagi perempuan dan anggota keluarga lainnya, seperti kerajinan tangan, tata boga, dan penguasaan teknologi digital, ujarnya.

Jangan Lewatkan :  Cerita Masyarakat yang Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas di Libur Idulfitri

 

Pemberdayaan Ekonomi Untuk Menciptakan peluang ekonomi baru berbasis komunitas untuk mendukung ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga. Untuk menuju keluarga sehat dan harmonis, tutupnya. ( AS ).