Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
HukumTNI/POLRI

Warga Resah Dugaan Peredaran Sabu di Simatahari, Aparat Diminta Turun Telusuri Lokasi

Avatar photo
39
×

Warga Resah Dugaan Peredaran Sabu di Simatahari, Aparat Diminta Turun Telusuri Lokasi

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU SELATAN, [Gaperta.id] — Dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Dusun Makmur, Desa Simatahari, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), mulai menjadi perhatian warga. Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera menelusuri informasi tersebut dan mengambil tindakan apabila ditemukan unsur tindak pidana.

Informasi yang dihimpun pada Sabtu (22/8/2026) menyebutkan, transaksi narkotika diduga berlangsung di kawasan perkebunan kelapa sawit yang berada di belakang permukiman warga Dusun Makmur.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan mengaku aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut telah menimbulkan keresahan.

«“Aktivitas di perkebunan sawit itu sudah sangat terang-terangan dan membuat kami sebagai warga merasa tidak aman,” ujarnya.»

Berdasarkan keterangan sumber yang diterima media, seorang pria berinisial AM alias Amit disebut-sebut diduga terlibat dalam aktivitas peredaran sabu di kawasan tersebut. Sumber juga menyebut nama berinisial E alias Evi, yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang lebih besar.

Namun, informasi mengenai keterlibatan kedua pihak tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pembuktian serta penyelidikan aparat penegak hukum. Media tidak menyimpulkan keduanya telah melakukan tindak pidana sebelum adanya proses hukum yang membuktikannya.

Jangan Lewatkan :  Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025, Siap Tertibkan Lalu Lintas

Gubuk di Tengah Kebun Sawit Jadi Sorotan:
Yang semakin menjadi perhatian warga adalah informasi mengenai keberadaan sebuah cakruk atau gubuk di kawasan perkebunan sawit tersebut. Lokasi itu diduga digunakan sebagai tempat transaksi maupun berkumpulnya orang-orang yang hendak memperoleh narkotika.

Keterangan tersebut perlu segera diverifikasi aparat.
Apabila benar lokasi tersebut digunakan untuk transaksi narkotika, warga berharap kepolisian melakukan tindakan hukum sekaligus menelusuri rantai pemasoknya.

Masyarakat mengaku khawatir apabila dugaan peredaran narkotika tersebut dibiarkan berlarut-larut, dampaknya dapat merambah kehidupan sosial, keamanan lingkungan, serta generasi muda di Desa Simatahari.

Warga Minta Polisi Turun dan Telusuri Jaringan

Atas keresahan tersebut, warga meminta Polsek Kotapinang dan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan segera menindaklanjuti informasi masyarakat dengan melakukan penyelidikan di lokasi yang disebutkan.

Warga berharap penanganan tidak hanya berhenti pada pihak yang diduga melakukan transaksi di tingkat bawah. Apabila ditemukan bukti adanya jaringan narkotika, masyarakat meminta kepolisian mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap asal barang, pemasok, hingga pihak lain yang mungkin terlibat.

Jangan Lewatkan :  Meriah dan Unik, Kapolres Landak Bersama Gita Rajawali Menghibur Warga Dengan Musik dirangkaian Ceria Imlek.

Keberadaan lokasi yang disebut berada tidak jauh dari permukiman membuat masyarakat berharap respons aparat dapat dilakukan secepatnya.

Jika informasi warga mengenai adanya lokasi transaksi tersebut benar, pertanyaannya adalah: siapa pemasok narkotika ke Dusun Makmur, sudah berapa lama aktivitas tersebut berlangsung, dan sejauh mana informasi itu telah diketahui aparat setempat?

Menunggu Tanggapan Kepolisian:
Hingga berita ini disusun, informasi dan tudingan yang disampaikan sumber masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Media akan meminta keterangan kepada Kapolsek Kotapinang dan Kasat
Resnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan mengenai apakah kepolisian telah menerima laporan atau informasi terkait dugaan peredaran narkotika di Dusun Makmur, Desa Simatahari, serta langkah penindakan yang akan dilakukan.

Media juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai prinsip keberimbangan dan ketentuan jurnalistik.

Jangan Lewatkan :  Dalam Insiden Pengeroyokan Wartawan Inspirasi.Online dan Intimidasi Warga Nongsa, Tidak Ada Tindak APH

Warga berharap laporan mereka tidak berhenti sebatas informasi. Mereka meminta aparat hadir, melakukan penyelidikan secara profesional, dan apabila ditemukan bukti tindak pidana, menindak seluruh pihak yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.

Upaya Konfirmasi Kepolisian
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian terkait informasi dan keluhan yang disampaikan warga. Redaksi juga masih berupaya memperoleh kontak pejabat Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan yang baru untuk meminta tanggapan secara langsung.

Karena itu, seluruh informasi mengenai pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap ditempatkan sebagai dugaan yang memerlukan verifikasi dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi Polres Labuhanbatu Selatan, Polsek Kotapinang maupun pihak-pihak yang disebut untuk memberikan klarifikasi, koreksi, dan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Warga berharap informasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga kebenarannya menjadi terang. Apabila ditemukan adanya tindak pidana, masyarakat meminta aparat mengusut jaringan dan pihak-pihak yang terlibat sesuai hukum.

Penulis: Albert Hutagaol