Scroll Untuk Membaca Artikel
banner 468x60
banner 468x60
Regional

Anggaran Rp1,52 Miliar, Revitalisasi SMPN 1 Bawolato Masuki Tahap Akhir

Avatar photo
39
×

Anggaran Rp1,52 Miliar, Revitalisasi SMPN 1 Bawolato Masuki Tahap Akhir

Sebarkan artikel ini

BAWOLATO, [Gaperta.id] – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 1 Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Sabtu (5/9/2026), progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 75 persen.

Program dengan pagu anggaran sebesar Rp1.524.003.000 tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi sejumlah bangunan serta pengadaan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala SMP Negeri 1 Bawolato, Meimanius Waruwu, S.Pd., M.Pd., mengatakan pekerjaan revitalisasi saat ini telah memasuki tahapan lanjutan menuju penyelesaian.

“Progres pekerjaan revitalisasi sampai saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen,” ujar Meimanius saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Meimanius, lingkup pekerjaan dalam program tersebut meliputi rehabilitasi tujuh ruang kelas, satu unit perpustakaan, satu unit laboratorium, serta satu unit toilet siswa.

Jangan Lewatkan :  Resmi Dilantik! Pengurus HMI Komisariat Hukum UNJA 2025/2026 Siap Wujudkan Restorasi

Pekerjaan rehabilitasi antara lain mencakup perbaikan atap, pemasangan plafon PVC, pembenahan kusen serta daun pintu dan jendela.
Sementara pada fasilitas toilet siswa, pekerjaan mencakup pemasangan keramik dinding dan lantai, kloset serta wastafel.

Program revitalisasi juga mencakup pengadaan mebel untuk laboratorium IPA dan perpustakaan, termasuk pekerjaan lantai keramik dan pengecatan pada sejumlah bagian bangunan.

Sejumlah Pekerjaan Masuki Tahap Finishing
Berdasarkan pemantauan pihak sekolah di lapangan, Meimanius mengatakan pelaksanaan revitalisasi sejauh ini berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan.
Sejumlah bagian bangunan yang direhabilitasi bahkan telah memasuki tahap finishing, di antaranya pengecatan, pemasangan fasilitas pendukung serta pembersihan area pekerjaan.

Pihak sekolah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tetap mengedepankan kualitas sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

Jangan Lewatkan :  Puncak Arus Mudik Nataru, Terminal Penumpang Bandar Deli Layani 5.730 Penumpang

Menurut Meimanius, keberadaan sarana dan prasarana yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Empat Bangunan Masih Membutuhkan Perbaikan:
Meski program revitalisasi telah menunjukkan progres yang signifikan, kebutuhan infrastruktur SMP Negeri 1 Bawolato disebut belum seluruhnya terpenuhi.

Sekolah yang memiliki sekitar 528 siswa dan 35 guru tersebut masih membutuhkan tambahan ruang untuk mendukung kebutuhan rombongan belajar (rombel).

Selain itu, Meimanius menyebut masih terdapat empat unit bangunan di lingkungan sekolah yang belum tersentuh program rehabilitasi dan dinilai membutuhkan penanganan.

Pembangunan drainase dan penataan halaman sekolah juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat memperoleh perhatian pada program berikutnya.

“Kita berharap beberapa ruang belajar yang belum masuk dalam anggaran 2026 dapat menjadi perhatian pemerintah, baik Pemerintah Daerah maupun Kementerian Pendidikan,” harap Meimanius.

Jangan Lewatkan :  Silaturahmi Wartawan Kalbar di Aming Coffee: Antara Kopi, Maaf, dan Tantangan Digital Bikin Pusing!

Harapkan Revitalisasi Berlanjut
Pihak SMP Negeri 1 Bawolato berharap program peningkatan infrastruktur pendidikan tersebut tidak berhenti pada Tahun Anggaran 2026.

Kelanjutan program dinilai penting agar kebutuhan fasilitas sekolah dapat dipenuhi secara bertahap, terutama tambahan ruang belajar, rehabilitasi empat bangunan yang belum mendapatkan penanganan, pembangunan drainase serta penataan halaman sekolah.

Meimanius berharap Dinas Pendidikan terkait bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat kembali memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur SMP Negeri 1 Bawolato pada tahun anggaran berikutnya.

Dengan terpenuhinya sarana dan prasarana secara bertahap, pihak sekolah berharap lingkungan pendidikan yang lebih aman, sehat, nyaman dan representatif dapat diwujudkan sehingga mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar.